
NUSANEWS - Menemukan seorang anak kita tiba-tiba tidak bisa bangun, duduk ataupun berjalan di suatu hari pasti sangat menyedihkan.
Orang tua mana yang tak sedih jika mengetahui anaknya lumpuh.
Ini lah yang dialami oleh Collin, anak yang masih berusia 3 tahun.
Melansir dari Wittyfeed (9/1/2017) orangtua Collin terkejut dan bersedih ketika menemukan anaknya yang sebelumnya sehat tiba-tiba lumpuh pada keesokan harinya.

Collin, anak yang tiba-tiba lumpuh/wittyfeed.com
Orang tuanya, Dillon dan Stephanie melihat anak mereka, Collin, tidak bisa duduk dan memiliki kesulitan dalam berjalan.
Collin pernah jatuh dan kepalanya terbentur malam sebelumnya saat bermain di pertandingan bisbol saudaranya.
Tapi dia bangkit dan terus bermain kembali.
Sehingga orang tuanya tidak terlalu khawatir tentang hal itu.
Mereka cukup yakin anak mereka tidak mengalami gegar otak.
Tapi jelas ada sesuatu yang salah.
Mereka mengantar Collin ke ruang gawat darurat, untuk melakukan tes apakah dia memiliki cedera otak atau tidak.
Tes tersebut menunjukkan bahwa tidak ada cedera atau gagar otak di kepala Collin.

Keadaan Collin terus memburuk/wittyfeed.com
Dia tidak bisa menggerakkan leher ke bawah dan mengalami kesulitan makan dan minum.
Orang tuanya meminta Collin untuk dirujuk ke rumah sakit anak-anak di kota besar.
Namun yang terjadi setelah itu sungguh sangat tak terduga.
Dokter mengatakan pada Dillon dan Stephanie bahwa Collin akan memiliki serangan jantung mendadak yang bisa menyerangnya 30 menit kemudian.
Sebuah tim ahli saraf dan spesialis penyakit menular memeriksa Collin dan menemukan tanda adanya kutu di belakang telinganya.

Collin lumpuh tiba-tiba karena kutu/wittyfeed.com
Menurut Dr Travis Stork menjelaskan bahwa gigitan kutu pada umumnya tidak seperti itu.
Gigitan kutu yang menyebabkan kelumpuhan adalah reaksi langka.
Dia mencatat kondisi ini tidak berhubungan dengan penyakit Lyme, yang juga disebarkan oleh kutu.

Dia menyatakan itu adalah gejala kranial (Ascending Paralysis).
"Neurotoxin ini menggantung di kelenjar ludah kutu," kata Dr. Travis
"Jadi ketika kutu sedang makan, neurotoxin masuk ke dalamnya, dalam kasus ini darah Collin yang mengarahkannya ke pada gejala kranial (Ascending Paralysis), yang awalnya dimulai dari kaki dan ketidakmampuan untuk berjalan. "
Setelah kutu itu diambil tanda-tanda pulih mulai terlihat.
"Begitu kutu dihapus, tidak lama kemudian, gejala akan mulai membaik," tambahnya. (tn)

