logo
×

Kamis, 12 Januari 2017

Isi Ceramah Habib Rizieq Soal Pancasila Merupakan Tesis S2 di Malaysia

Isi Ceramah Habib Rizieq Soal Pancasila Merupakan Tesis S2 di Malaysia

NUSANEWS - Massa pendukung pimpinan Front Pembela Islam (FPI) M Rizieq Shihab meminta Kepolisian segera membebaskan pimpinan mereka. Massa pendukung menyebut tindakan Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkan Rizieq ke polisi dalam kasus dugaan penghinaan Pancasila, dinilai terlalu berlebihan.

Muhammad Abdul Hadi dari Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) menolak jika ceramah Rizieq disebut telah menghina Pancasila. Sebab ceramah yang disampaikan tersebut merupakan isi dari tesis S2 Rizieq saat kuliah di Malaysia.

"Apa yang disampaikan Habib dalam ceramahnya adalah sosialisasi tesis S2-nya saat kuliah di Malaysia. Tesis harus (dibalas) dengan tesis lagi, bukan diproses hukum. Tadi saya juga mendampingi (Rizieq) di dalam, disampaikan pada penyidik bahwa apa yang disampaikan dalam ceramah itu adalah tesis S2-nya," kata Abdul di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis (12/1).

Dia mengaku datang bersama ratusan anggota ormas Islam di Jawa Barat untuk memberikan dukungan langsung kepada Rizieq.

"Massa aksi akan bertahan sampai selesai. Ini bentuk support kami untuk Habib Rizieq," katanya.

Disinggung kondisi yang sempat memanas, Abdul mengaku telah menginstruksikan massa untuk tetap tenang, tidak terprovokasi.

"Ada pro kontra biasa. Yang penting menjaga kondusifitas. Masing-masing jaga diri. Ini kan negara yang diatur oleh konstitusi," ungkapnya.

Abdul menambahkan, untuk memberikan dukungan kepada Rizieq, ada sekira 300 orang dari berbagai ormas Islam yang datang ke Mapolda Jabar. Jumlah ini berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Seperti diketahui, Rizieq dilaporkan ke polisi oleh putri Proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri karena tidak terima dengan pernyataan Rizieq dalam satu ceramah yang dianggap telah menghina Pancasila.

Dalam pernyataannya Rizieq menyebut bahwa Pancasila Soekarno ketuhanan ada di pantat sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala. (mdk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: