
NUSANEWS - Aparat Polda Jawa Barat melakukan rekayasa lalu lintas menyusul Jalan Soekarno Hatta dipenuhi ribuan massa FPI dan GMBI.
Hal itu dilakukan demi kelancaran pengamanan aksi sekaligus arus lalulintas di depan Mapolda Jabar, Polda Jabar, dengan melakukan contraflow di bypas yang terdapat empat lajur tersebut untuk menampung ribuan massa.
Hal ini dilakukan Polisi guna menampung massa yang sudah berkumpul sejak pukul 6 pagi, yang merupakan pendukung Front Pembela Islam dan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang kontra dengan Habib Rizieq.
"Pengaturan rekayasa lantas untuk mengurangi kepadatan arus kita lakukan contraflow, yang ke arah Bandung kita tutup dulu untuk kepentingan penampungan massa", ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus Kepada Wartawan, Kamis (12/01/2017), di depan Mapolda.
"FPI nantinya akan mencapai 3000, belum ditambah masyarakat Sunda yang tergabung dari 7 organisasi masyarakat dan LSM," jelasnya.
Polisi akan bersiaga mengingat jumlah massa makin berdatangan menjelang siang.
Polisi memperketat penjagaan di depan pintu masuk markas Polda menjelang hadirnya Habib Rizieq.
Pada pukul 08.00, kondisi sempat tegang akibat anggota GMBI menghadang sejumlah massa FPI. Kedua massa diarahkan polisi untuk tetap berada dalam rombongannya. Ratusan Aparat dari Korps Brimob Sabhara membentuk sekat pemisah diantara kedua masa yang sempat bertikai. Polisi juga menggunakan kawat duri untuk menjaga massa di tempat mereka. (rn)

