
NUSANEWS - Teka teki tentang kemungkinan Partai Gerindra masuk dalam kabinet Jokowi-JK terjawab sudah. Partai Gerindra secara tegas mengatakan tidak akan masuk kabinet dan tetap berdiri di luar sebagai pengontrol kerja pemerintah.
Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra bahkan membantah ada tawaran dari Presiden Jokowi agar Gerindra mengirimkan empat orang kadernya mengisi posisi menteri di kabinet kerja. Prabowo juga menegaskan bahwa membantu pemerintah tak harus dari dalam kabinet.
"Kami siap menjadi pihak yang membantu pemerintah. Kalau semua masuk pemerintahan nanti siapa yang kritisi, siapa yang mengawasi," tegas Prabowo di Jakarta, Minggu (8/1/2017).
Keputusan tersebut, menurut mantan capres pada Pilpres 2014 itu, didasarkan pada keputusan Partai Gerindra yang konsisten untuk bersikap politik sebagai pengontrol kinerja pemerintahan Jokowi-JK.
"Dalam sebuah negara demokrasi harus ada pembagian tugas antara pelaksana dan pengawas untuk menghidupkan fungsi check and balance" imbuh Prabowo. (jn)

