
NUSANEWS, JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan, hak angket yang digagas DPR semata-mata untuk menjadikan KPK lebih baik lagi.
Selain itu, lanjut dia, sudah sewajarnya sebuah lembaga diawasi DPR sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada rakyat.
"Sejatinya KPK memang harus ada pengawas, jika tidak, akan jadi alat politik bahkan bisa menjadi 'malaikat pencabut nyawa'. Karena sebagai manusia kita tidak bisa menjamin sesama manusia, hanya Allah saja yang bisa menjamin umatnya," kata Irma saat dihubungi di Jakarta, Rabu (03/05/2017).
Menurutnya, hak angket KPK tidak perlu dipertentangkan sepanjang untuk kebaikan.
"Saya kira kita harus fair, legislatif saja yang katanya punya hak imunitas bisa diperiksa KPK, masak KPK tidak boleh diperiksa oleh DPR? Lembaga yang melakukan fit and proper test pada orang yang akan menjabat di KPK," tegasnya.
Perlu dicatat, kata dia, hak angket merupakan hak konstitusional yang melekat pada institusi DPR. Adanya hak angket ini sebagai bukti bahwa lemba wakil rakyat itu memiliki fungsi pengawasan.
"Justru aneh kalau ada partai yang menolak hak angket atas pertanyaan dewan terkait prosedur? Jika hak angket untuk melemahkan tentu saya tidak setuju, karena kita masih butuh KPK," tandasnya.
"Namun jika untuk mempertegas peran dan fungsi KPK agar tidak lepas kontrol saya kira baik. DPR sendiri juga selalu siap dikoreksi oleh rakyat, media dan LSM kan selama Ini?," sambungnya.
Saat ditanya soal sikap Parpol yang menolak hak angket, Irma menuding hal tersebut hanya pencitraan.
"Sekarang sedang model pencitraan untuk meraih simpati masyarakat meski harus mengorbankan kebenaran demi pembenaran," sindirnya. (ts)

