
NUSANEWS, JAKARTA - Tagar #PejatenDiAmerika masih mewarnai deretan topik terpopuler di Twitter. Tagar ini mengemuka sejak kemariin dan sempat menempati urutan teratas topik terpopuler di Twitter, Minggu (11/6) sore.
Tagar ini mengemuka lantaran sebuah konten yang diunggah di situs www.analisisbaladacintarizieq.blogspot.com. Berdasarkan analisa penulis yang mengaku orang awam itu, ia menemukan bahwa lokasi pemilik web baladacintarizieq.com berada di kawasan Pejaten, Jakarta.
Dalam analisa sederhana tersebut disebutkan juga bahwa pemilik domain adalah Irfan Miftach. Sementara alamat yang tertera pada situs adalah alamat kantor Badan Intelejen Negara yang terletak di kawasan Pejaten. Berikut hasil tangkapan layar yang banyak beredar dimedia sosial.
Where thy said hacker from Amerika but the IP adress shown this :#PejatenDiAmerika ? pic.twitter.com/vVCjypxeeN— umat akhir zaman (@SophiaNerissa) June 11, 2017
dia bilang penyebar fitnah chat WA HRS dari AMERIKA, Gak taunya pejaten punya #PejatenDiAmerika pic.twitter.com/lGydDFIQXi— Sebut Saja Topan (@karamdilaw01) June 11, 2017
Salinan dari konten yang ditulis di situs tersebut bisa dilihat di situs weebly berikut.
Padahal pihak kepolisian sendiri belum menemukan keberadaan pelaku. Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan sempat menyebutkan bahwa lokasi pembuatan situs berada di Amerika Serikat. Untuk itu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan badan intelejen dan pemerintah setempat.
Berdasarkan analisa dari blog analisabaladacintarizieq tersebut, netizen lantas ramai mengolok bahwa kini Pejaten masuk dalam peta Amerika Serikat. Meme-meme lucu pun seperti biasa tak terlewatkan.
Namun, sebuah laman web yang mengaku sebagai Irfan Miftach membantah analisa tersebut. Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi lantaran ia melakukan mirroring terhadap situs baladacintarizieq. Pengakuan ini ditampilkan di laman https://anarchy.chaos.id/.
Sementara itu, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini situs analisabaladacintarizieq.blogspot.com tak lagi bisa diakses. Pun ketika dicari cache dari pencarian Google, laman hanya menunjukkan banner situs tanpa isi.
Dalam tulisan yang diklaim sebagai hak jawab Irfan tersebut, ia pun menyayangkan penulis web yang terlalu dangkal dalam melakukan analisa.
Selain itu, lantaran sekarang situs tersebut tak lagi bisa diakses, Irfan merasa pelaku seperti lepas tangan setelah menyeret nama dirinya ke dalam polemik ini tanpa meluruskan lagi kebenarannya. (cnn)
Padahal pihak kepolisian sendiri belum menemukan keberadaan pelaku. Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan sempat menyebutkan bahwa lokasi pembuatan situs berada di Amerika Serikat. Untuk itu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan badan intelejen dan pemerintah setempat.
Berdasarkan analisa dari blog analisabaladacintarizieq tersebut, netizen lantas ramai mengolok bahwa kini Pejaten masuk dalam peta Amerika Serikat. Meme-meme lucu pun seperti biasa tak terlewatkan.
Waduhh... #PejatenDiAmerika pic.twitter.com/VUn6odVN4j— Suara Bumiputera (@roninpribumi) June 11, 2017
Ekspresi gue pas denger ada wilayah di Amerika yg namanya Pejaten.. 😧#PejatenDiAmerika pic.twitter.com/2nymUIovkh— Ambassador of Condet (@CondetWarrior) June 11, 2017
Namun, sebuah laman web yang mengaku sebagai Irfan Miftach membantah analisa tersebut. Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi lantaran ia melakukan mirroring terhadap situs baladacintarizieq. Pengakuan ini ditampilkan di laman https://anarchy.chaos.id/.
Sementara itu, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini situs analisabaladacintarizieq.blogspot.com tak lagi bisa diakses. Pun ketika dicari cache dari pencarian Google, laman hanya menunjukkan banner situs tanpa isi.
Dalam tulisan yang diklaim sebagai hak jawab Irfan tersebut, ia pun menyayangkan penulis web yang terlalu dangkal dalam melakukan analisa.
Selain itu, lantaran sekarang situs tersebut tak lagi bisa diakses, Irfan merasa pelaku seperti lepas tangan setelah menyeret nama dirinya ke dalam polemik ini tanpa meluruskan lagi kebenarannya. (cnn)

