logo
×

Kamis, 08 Juni 2017

Habib Rizieq Minta Tetap Satu Komando Ulama

Habib Rizieq Minta Tetap Satu Komando Ulama

NUSANEWS, JAKARTA - Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab meminta semua pihak, terutama ulama, tokoh dan simpatisan yang akan mengikuti aksi bela ulama Jumat (8/6) besok di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat agar satu komando.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para habaib, kepada para ulama, kepada para tokoh. Dan saya berharap aksi bela ulama ke depan tetap kita ikuti,” tegas Habib Rizieq dalam sambungan teleponnya dari Saudi Arabia yang diperdengarkan melalui pengeras suara di Markas FPI, Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (8/6) malam.

“Satu lagi saya ingatkan, jangan ada yang melakukan aksi appun tanpa komando ulama, tanpa komando habaib, kita harus tetap satu komando. Kalau itu yang kita lakukan, Insya Allah, Allah akan memberikan kemenangan pada kita semua,” tegasnya.

Habib Rizieq pun meminta agar massa untuk terus bersabar. Namun begitu, Dewan Pembina GNPF-MUI ini menegaskan agar tetap melakukan perlawanan tetapi harus dilakukan sesuai dengan koridor aturan yang telah ditentukan.

“Perlawanan yang saya maksudkan di sini adalah perlawanan hukum maupun politik. Perlawanan oleh tim advokat sedankan perlawanan politik oleh ormas-ormas Islam yang melakukan lobi politik baik itu dengan legislatif, maupun eksekutif,” tegasnya.

“Oleh karena itu kita saya minta kepada umat Islam untuk tidak melakukan tindakan yang bisa merusak langkah hukum maupun politik yang sedang diambil oleh para pimpinan kita,” tambahnya.

Kemenangan yang disebutkan Allah dalam Al-quran dikatakan Habib Rizieq sudah dekat adalah nyata. Namun kuncinya adalah kembali kepada kesabaran, ketegaran dan kehati-hatian.

“Kemenangan datang dari Allah dan kemenangan itu sudah dekat. Berikanlah kabar gembira bagi orang yang beriman, kemenangan itu sudah dekat. Kalau kita sabar, kita tegar dan kita betul-betul melangkah dengan penuh perhitungan, yakinlah dengan janji Allah,” tandasnya. (kn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: