NUSANEWS, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Kurtubi merestui penundaan kenaikan harga elpiji 3 kg alias gas melon.
Meski begitu, Kurtubi meminta, pemerintah menyiapkan instrumen untuk menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg tepat sasaran.
Kurtubi mengatakan, belakangan ini elpiji 3 kg menjadi masalah dari sisi anggaran.
“Harga gas sudah lama tidak naik, konsumennya pun meningkat. Masyarakat dan pebisnis yang relatif mampu juga pakai elpiji 3 kilo sehingga menimbulkan masalah anggaran. Pemerintah harus siapkan solusi mengatasi hal itu,” ungkapnya.
Diketahui, pemerintah menunda rencana menaikkan harga gas elpiji 3 kg tahun ini.
Untuk merealisasikannya, Kabinet Kerja menambahkan subsidi Rp 25 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P).
Menteri Koordinator Perekonomian (Menkeu) Darmin Nasution mengatakan, penambahan subsidi energi tersebut dilakukan karena ada kenaikan harga komoditas dunia, termasuk minyak dan gas. (ps)


