logo
×

Minggu, 09 Juli 2017

Foto dan Video Pembacokan Hermanyah yang Bilang Chat Seks Habib Rizieq Palsu

Foto dan Video Pembacokan Hermanyah yang Bilang Chat Seks Habib Rizieq Palsu


NUSANEWS, DEPOK  -   Pakar IT dari ITB Hermansyah yang membela Habib Rizieq dikabarkan menjadi korban pembacokan, Minggu (9/7/2017), dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang beredar, pembacokan terhadap pakar IT yang pernah menyatakan bahwa chat seks antara Habib Rizieq dan Firza Husein itu dilakukan oleh lima orang tak dikenal.

Pembacokan itu sendiri terjadi di tol Halim. Akibat kejadian tersebut, Herman kini dirawat di Rumah Sakit Hermina, Depok.

Informasi pembacokan itu sendiri pertama kali diunggah oleh akun facebook Muslim dan Muallaf pada Minggu (9/7/2017) sekitar pukul 11.50 WIB.

Dalam postingan itu disebutkan bahwa Hermansyah mendapat luka tusukan di bagian leher kiri, luka bacokan di siku kiri dan di atas telinga kiri.

Selain itu, korban juga kemungkinan mengalami retak pada tulang tangan kiri.

Menurut akun tersebut, Hermansyah saat keluar rumah dengan istrinya sekitar pukul 01.00 WIB dengan mengendarai mobilnuya.

Sekitar pukul 03.00-04.00 WIB, mobilnya terlibat senggolan dengan mobil yang ugal-ugalan.

Setelah sempat mengejar mobil tersebut, Hermansyah langsung dibacok oleh lima orang yang turun dari dua mobil.

Dalam keadaan terluka parah, istri Hermansyah langsung melarikannya ke RS Hermina Depok.

Hermansyah sendiri pernah menyatakan bahwa chat seks Habib Rizieq dan Firza Husein adalah palsu.

Hal itu ia ucapkan dalam sebuah acara talkshow di sebuah stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu.

Berikut foto dan video Hermansyah yang jadi korban pemabacokan orang tak dikenal:

Kondisi mobil Hermansyah. Foto via Khien Saqiena II

Kondisi mobil Hermansyah. Foto via Khien Saqiena II
Add caption

Kondisi mobil Hermansyah. Foto via Khien Saqiena II
Kondisi mobil Hermansyah. Foto via Khien Saqiena II








(ps)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: