
NUSANEWS, JAKARTA - Pemerintah berusaha menyiapkan infrastruktur yang terkoneksi antar daerah. Salah satunya dengan merampungkan pembangunan jalan tol Trans Sumatera. Di Provinsi Riau terdapat ruas tol yang akan dibangun sepanjang 130 km yang menghubungkan Pekanbaru-Kandis-Dumai.
Bahkan kesiapan rencana itu langsung ditinjau langsung oleh tiga Menteri Kabinet Kerja pada Sabtu (8/7). Mereka adalah Menteri BUMN Rini Sumarno, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Kedatangan ketiga menteri ini disambut langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut untuk ruas Pekanbaru-Kandis-Dumai ada permasalahan dari sisi pembebasan lahan. Namun secara menyeluruh sudah disepakati semua pihak terkait untuk berkomitmen menyelesaikan segera.
"Misalnya lahan yang dianggap konsesi CPI tapi ada masyarakat, begitu pula yang masuk kawasan hutan juga dibahas dan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), maka semua sepakat akan diselesaikan," ungkap Basuki seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Minggu (9/7).
Proyek tol Pekanbaru-Kandis-Dumai merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang melintasi Sumatera. Dalam pelaksanannya memang terdapt sejumlah berbagai persoalan. Terutama untuk pembebasan lahan.
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil menambahkan, soal kendala dalam pembebasan lahan, daerah tidak perlu khawatir. Karena pemerintah dipastikan bakal mencarikan solusi atas persoalan yang terjadi. "Sampai akhir Juli ini tanah Pekanbaru-Dumai bisa selesai, itu kita upayakan melalui koordinasi seluruh pihak," kata Sofyan Djalil.
Mengenai lahan konsesi CPI misalnya, pihaknya ditegaskan MenteriATR/Kepala BPN sudah komunikasi dengan Kajati guna melihat aspek hukum. Dimana dalam mendukung PSN, memang seluruh pihak dilibatkan.
"Jadi mereka akan membantu menyelesaikan. Begitu juga soal izin pinjam pakai kawasan hutan, supaya menteri Kehutanan bisa pinjam pakai segera sudah kami komunikasikan. Akhir Juli tanah Pekanbaru-Dumai akan bisa selesai," jelasnya.
Diakui Sofyan, hingga kini pelaksanaan secara menyeluruh sudah bergerak. Pemprov Riau diakuinya terus melakukan koordinasi di pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dinilai menjadi hambatan. Hal ini positif demi menyambung jalur jalan tol Trans Sumatera yang melewati Riau. (jpg)

