
NUSANEWS - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memuji peran serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam membantu pemerintah mensejahterakan petani.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPP dan DPD HKTI Kalimantan Selatan periode 2017-2022.
Menurutnya, HKTI dibawah kepemimpinan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko semakin menunjukkan komitmennya membawa sektor pertanian ke arah lebih baik.
"Kami lihat beliau (Moeldoko) ikhlas membantu petani. Sekarang ditakdirkan menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan," ujar Amran dalam keterangan pers yang diterima rilis.id, Sabtu (10/2/2018).
Dia mengajak seluruh petani untuk merubah paradigma. Era sekarang, kata Amran, petani harus melek teknologi dalam meningkatkan produksi. Para petani harus bersinergi dengan peneliti dari perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Ia memaparkan keberhasilan sektor pertanian selama tiga tahun ini. "Jagung dulu impor 3,6 juta ton, setara Rp10 sampai Rp12 triliun. Kamis minggu depan sudah mau ekspor lagi ke Filipina," paparnya.
Alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) ini mengungkapkan produksi jagung kini berlipat ganda dan sudah bisa di ekspor. Hal tersebut karena kebijakannya jelas dan terukur. Tidak hanya itu, komoditas lainnya juga mengalami hal yang sama, seperti bawang merah dan beras.
"Bawang merah juga sudah ekspor. Dulu langganan impor setiap tahun. Sekarang ekpsor keenam negara. Serangan balik dari Indonesia," bebernya.
Beras juga sudah diekspor ke negara tetangga. "Sekarang kita tanam (beras) di perbatasan. Jadi tanam, setelah itu tinggal lempar eskpor (ke Papua Nugini). Doakan mimpi besar dapat menguasai negara tetangga," tandas dia.
SUMBER

