logo
×

Rabu, 28 Maret 2018

Salah Ucap Doa, Politisi PKB Jadi Bahan Olokan

Salah Ucap Doa, Politisi PKB Jadi Bahan Olokan

NUSANEWS - Ketua Fraksi PKB di MPR RI Jazilul Fawaid salah mengucap doa saat menutup prosesi pelantikan Wakil Ketua MPR RI di Kompleks Senayan pada Senin (26/3/2018).

Saat itu, ada tiga orang yang dilantik menjadi Wakil Ketua MPR yakni Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, dan A Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dari Fraksi PKB.

Pada kesempatan itu, Jazilul yang merupakan Anggota Komisi III DPR diberikan tempat untuk memimpin doa. Namun, tampaknya Jazilul grogi sehingga salah mengucapkan doa.

Berikut doa yang dipanjatkan Jazilul:

Ya Allah, berikanlah kekuatan, kesehatan kepada para anggota MPR RI khususnya kepada Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR RI dan para Wakil Ketua MPR RI Bapak Oesman Sapta Odang, Mahyudin, EE Mangindaan dan Hidayat Nur Wahid.

Wabil khusus Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu, kekuatan dan kesehatan kepada saudara Wakil Ketua Ahmad Basarah, Ahmad Muzani dan Abdul Muhaimin Iskandar yang baru saja dilantik sebagai Wakil Presiden.

"Mohon maaf, yang baru saja dilantik menjadi Wakil Majelis Permusyawaratan Rakyat. Ya Allah, kabulkanlah doa kami Ya Allah," kata Jazilul.

Ketika Jazilul salah menyebut doanya Muhaimin Iskandar baru saja dilantik sebagai Wakil Presiden, tentu menimbulkan tawa para hadirin termasuk para Pimpinan MPR RI.

Bahkan, Zulkifli terlihat menyeru seluruh peserta rapat pelantikan untuk mengangkat tangannya seraya mengaminkan doa yang dipanjatkan Jazilul tersebut. Sementara, Muhaimin pun turut tersenyum.

Setelah doa selesai, Zulkifli langsung menyindir dan memuji doa Jazilul tersebut.

"Kami ucapkan kepada saudara Jazilul Fawaid yang telah memimpin doa, cocok jadi Ketua Fraksi MPR RI. Muhaimin sembilan kali, Muhaimin Iskandar dilantik sebagai Wakil Presiden," kata Zulkifli disambut tawa.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: