logo
×

Kamis, 16 Agustus 2018

Janji Ahok Soal LRT Meleset, Rico Sinaga: Itu Proyek Mubazir!

Janji Ahok Soal LRT Meleset, Rico Sinaga: Itu Proyek Mubazir!

NUSANEWS - Janji Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, saat ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan mencanangkan proyek LRT (Light Rail Transit), akhirnya terbukti meleset.

Kala itu, Ahok menyatakan, LRT dapat dioperasikan saat Asian Games 2018.

Ternyata, moda transportasi LRT Jakarta fase I rute Kelapa Gading-Velodrome itu batal digunakan saat Asian Games 2018. Infrastruktur moda berbasis rel itu progresnya baru mencapai kisaran 87-95 persen.

"Itu proyek mubazir. Ngapain bangun LRT dengan harga mahal kalau ternyata tak bisa digunakan saat Asian Games," kata Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M. Rico Sinaga, di The Kemuning, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018) malam.

Menurut Rico, sepatutnya LRT Jakarta dapat dioperasikan saat Asian Games 2018, seperti janji Ahok saat melakukan pencanangan.

"Kalau tidak bisa digunakan saat Asian Games, mendingan dana sebesar itu dialihkan untuk bangun rusunawa," ujar Rico.

Terlebih biaya pembangunan LRT Jakarta dinilai kemahalan. Karena menghabiskan anggaran fantastis hingga Rp 6,8 triliun untuk jarak hanya 5,2 kilometer, artinya setiap kilometer LRT menyedot dana Rp 1,307 triliun.

Sementara Direktur Proyek LRT Jakarta PT Jakpro Iwan Takwin mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus dalam melakukan uji coba operasi sebagai persyaratan untuk mendapat sertifikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Setelah itu, baru operasi normal dapat dilaksanakan.

Menurutnya, LRT bukan transportasi yang akan digunakan para atlet ajang olahraga terbesar se-Asia itu. Melainkan ada bus-bus khusus dari Transjakarta sebagai sarana mobilitas baik atlet maupun ofisial.

LRT Jakarta memang tidak dipakai untuk atlet, karena untuk atlet sudah disiapkan bus khusus yang akan mengangkut dari Wisma Atlet Kemayoran ke venue-venue Asian Games,” ujar Iwan. [yhr]

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: