
NUSANEWS - Dua hari ini, api berkobar hebat menghanguskan lahan hutan, semak dan gambut, di kelurahan Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Petugas pun terperosok ke dalam lahan gambut, hingga terperosok ke sungai, saat memadamkan api, sampai jelang petang ini tadi.
"Saya baru kali ini, berjibaku api dan asap. Masih pemadaman sekarang," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, saat berbincang bersama merdeka.com, Rabu (26/9).
Kobaran api cukup besar, terutama dan gambut dan semak belukar, jadi persoalan tersendiri bagi petugas pemadam gabungan BPBD, TNI, Polri, serta sejumlah instansi lain di Pemkab PPU. "Masalahnya ini adalah lahan gambut. Kan tadi sebelumnya, menyelesaikan pemadaman sebelummya di areal lahan lain," ujar Nurlaila.
"Tapi, karena habis tengah hari tadi, ada asap lagi kami lihat, dan cukup besar (kobaran api), akhirnya kami beralih ke titik api baru ini," terangnya.
Asap tebal dan angin kencang, di titik kobaran api yang menjadi kebun sawit warga, ikut memperparah kobaran api. "Ada 2 tim dari Manggala Agni Daerah Operasi Paser, datang membantu. Tiba dI PPU hari Selasa (25/9) malam kemarin, jam 11 malam. Mulai pagi tadi, ikut membantu pemadaman," tambah Nurlaila.
"Belum, belum diketahui luasan areal yang terbakar. Yang terbakar ini, dari ujung ke ujung. Ada sekitar 20-an hektare," sebutnya lagi.
Kebakaran lahan gambut, memang menyulitkan. Apalagi, kepulan asap sedemikian tebal di lokasi, mengganggu pandangan petugas pemadam. Belum lagi, lahan gambut bisa membuat ambelas saat dilalui berjalan kaki. "Ke lokasi, harus hati-hati, risiko terperosok. Saya sendiri terperosok di lahan gambut tadi. Kemarin, juga jatuh di anak sungai (saluran drainase mengitari areal lahan), sama-sama motor yang saya pakai," jelasnya.
Pemadaman Karhutla di PPU yang terjadi hampir setiap hari tahun ini, pun dinilai lebih parah dalam beberapa tahun terakhir. "Kali ini benar-benar. Selama saya 3 tahun di BPBD, baru kali ini agak parah (kebakarannya)," demikian Nurlaila, mengakhiri perbincangan.
SUMBER

