logo
×

Jumat, 07 September 2018

Prabowo Lebih Utamakan Pelemahan Rupiah Dibanding Ketua Tim Kampanye

Prabowo Lebih Utamakan Pelemahan Rupiah Dibanding Ketua Tim Kampanye

NUSANEWS - Koalisi bakal calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum mengumumkan secara resmi nama Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN).

Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengatakan belum diumumkannya nama ketua tim tersebut lantaran pihaknya lebih mengutamakan persoalan bilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kian menurun.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, pihaknya lebih memilih melakukan pertemuan dengan elite partai koalisi untuk membahas masalah ekonomi bangsa ketimbang membahas Ketua TKN karena masyarakat luas sangat konsen dengan semakin melamahnya nilai tukar rupiah.

"Saya kira begini, kita kumpul atas permintaan dari berbagai kalangan. Permintaan selalu minta statement bagaimana Pak Prabowo masalah rupiah melemah, bagaimana Pak Sandi, jadi ini kita sudah jadi koalisi jadi atas saran berbagai pihak minta kepada saya untuk segera menyelenggarakan pertemuan ini untuk kita bahas secara ilmiah secara rasional keadaan yang dihadapi oleh rakyat kita sekarang," ungkap Prabowo dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, Jumat (7/9).

Adapun terkait anggota ataupun Ketua TKN, lanjut mantan Danjen Kopassus ini, saat ini masih terus digodok. Pihaknya memastikan akan menyerahkan susunan TKN yang lengkap ke Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) pada akhir tenggat waktu pada tanggal 20 September nanti.

"Sekarang masih tanggal 7 (September), masih lama. 13 hari," imbuh Prabowo.

Meski demikian, Prabowo memastikan pihaknya sama sekali tidak mengesampingkan urusan TKN. Sebab selama ini para sekretaris jenderal dari partai koalisi rutin melakukan pembahasan.

"Sekjen dari lima partai kumpul terus. Terus difinalisasi terus dilengkapi, pada saat yang tepat kita umumkan. Jadi menurut saya masalah ekonomi masalah bangsa, masalah timses masalah teknis. Jadi ini masalah fundemental bangsa," pungkasnya.[lov]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: