
NUSANEWS - MA (26), kernet yang diduga mengemudikan mikrobus yang masuk jurang di Tanjakan Letter S di Cikidang masih menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (11/9/2018).
"Saat awal masuk, kondisi pasien mengalami luka pada beberapa anggota tubuhnya," ungkap Kepala Urusan Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/8/2018).
"Pasien langsung masuk IGD dengan diagnosa patah tangan sebelah kanan, kaki mengalami disposisi, luka di kepala bagian depan," sambung dia.
Saat ini, lanjut dia, pasien sudah dipindahkan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke ruang perawatan untuk pemulihan dengan maksimal.
"Secara keadaan umum sih bagus ya, kesadarannya juga bagus," ujar Billy.
MA sendiri sempat menghilang setelah keluar dari bus dalam keadaan terluka. Saat akan ditolong warga, MA menolak dan kemudian menghilang.
''Alhamdulillah orang yang menolak ditolong warga itu akhirnya berhasil ditemukan hari ini (Minggu). Penemuan ini berkat kerja sama dengan masyarakat,'' ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Minggu (9/9/2018).
SUMBER

