
NUSANEWS - Proyektil peluru ditemukan kembali di gedung Nusantara I Kompleks DPR, Senayan, Jakarta. Kali ini, proyektil ditemukan ruangan anggota Fraksi Partai Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 dan fraksi PAN Totok Daryanto di lantai 20.
Staf Totok yang enggan disebutkan namanya menuturkan, dia menduga proyektil yang ditemukan merupakan bagian dari peluru nyasar yang ditemukan pada Senin (15/10) di lantai 13 dan 16. Saat itu, ada staf yang memang mendengar suara kaca pecah, tapi jendela tidak dibuka penuh sehingga tidak diketahui ada peluru.

“Jadi ini kejadiannya sama, barengan dengan yang kemarin hari Senin. Ketika itu staf Pak Totok denger ada suara kaca pecah, tapi pas dibuka jendelanya enggak apa-apa. Karena bukanya cuma setengah, enggak sampai full. Nah baru hari ini ketahuan kalau itu kaca pecah di pojok kanan atas kena peluru," kata dia di lokasi, Rabu (17/10).

Sementara, staf Vivi, Kartini, menjelaskan dia menemukan satu lubang tak biasa di salah satu dinding di ruanganya 1008. Dia lalu melaporkan temuan itu ke petugas pengamanan dalam (Pamdal). Dia menduga lubang itu mirip dengan bekas tembakan yang terjadi pada Senin.
"Kayak lubang gitu. Pas dicoba masuk itu pensil, kemarin dicoba. Nah tadi ada pemeriksaan dari pamdal di ruangan. Saya bilang, 'Pak ini kayaknya kena tembakan juga yah. Jadi pada ramai-ramai," ucap dia.
SUMBER

