
NUSANEWS - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyerahkan, sepenuhnya dugaan penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet kepada pihak Kepolisian.
Terpenting, tegas Sandi, cara kekerasan dalam demokrasi, apalagi kepada perempuan merupakan tindakan keji.
"Pak Prabowo sudah datang sendiri untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Bu Ratna," kata Sandiaga di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10/2018).
"Sekarang berkembang isu-isu yang menjadi pembicaraan di masyarakat. Bahwa nanti penelusuran itu, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang," tambahnya.
Mantan Wakil Gubernur DKI ini menyatakan, dalam Islam sosok ibu sangat dimuliakan.
"Surga ada di telapak kaki ibu. Nabi Muhammad SAW ketika ditanya oleh sahabatnya siapa yang didahulukan, ibu atau bapak, beliau menjawab ibumu, ibumu, ibumu, sampai tiga kali," tuturnya.
"Isu utama buat saya adalah agar kita memuliakan perempuan, itu menjadi pedoman kita," ucapnya.
Oleh karenanya, Sandi meminta semua pihak tidak mencari 'kambing hitam' terkait persoalan tersebut.
"Saya bukan ahli medis. Jadi buat saya serahkan pada para ahlinya. Sebetulnya jawabannya ada di mba Ratna sendiri. Kak Ratna yang mengalaminya," ucapnya.
"Tapi saya tekankan kembali bahwa isu utama adalah kekerasan terhadap siapapun juga, apalagi terhadap perempuan, tidak bisa dan tidak boleh di tolerir," imbuhnya.
SUMBER

