
NUSANEWS - Petugas ATC di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Anthonius Gunawan Agung dimakamkan di Pekuburan Tionghoa, Yayasan Budi Luhur, Jalan Antang Raya Makassar. Jenasah Agung tiba sekitar pukul 14.00 Wita, dimakamkan diantar sanak keluarga dan rekan Agung.
Prosesi pemakaman Agung dilakukan secara kedinasan sebagai petugas ATC. Pemakaman Agung diwarnai isak tangis keluarga saat peti jenasah dimasukkan ke liang lahat.
"Apa yang dilakukan sangat baik dan pergi dengan tanggung jawab baik. Iya dengan selesainya tugas dan usia beliau merupakan kebangaan bagi kami sebagai orang tua," kata ayah Agung, Goenawan, di Pemakaman, Senin (1/9/2018).
Lebih lanjut, Agung menjadikan keluarganya sangat bangga, dengan melaksanakan tugas dan menyelamatkan banyak orang.
"Beliau melaksanakan tugasnya dengan baik, Ini membuat bangga saya," jelasnya.
Sementara itu, Presiden Indonesian Air Traffic Controllers Association, Swandi mengatakan penerbangan Indonesia telah menemukan seorang pahlawan dan inilah profesionalisme profesi ATC bekerja menyelamatkan nyawa dan keselamatan penerbangan.
"Telah menemukan pahlawan sebagai pahlawan Indonesia. Saya bangga sodar Agung telah membuktikan pengadian dirinya menjaga profesionalismenya dan mebuktikan pada detik terakhir menyelamatkan tidak menyelamatkan diri sebelum menyelamatkan orang lain." paparnnya.
Olehnya itu, Agung ditetapkan sebagai Pahlawan AirNav Indonesia dan sebagai Pahlawan ATC Indonesia
"Saya menyampaikan surat kepada Kementerian Perhubungan untuk menjadikan sodara Agung sebagai Pahlawan AirNav Indonesia dan kami menetapkan Agung sebagai Pahlawan ITC Indonesia," imbuhnya.
"Perhimpunan kami di ACT akan meminta pada forum dunia internasional dan menjadikan Pahlawan ACT Dunia," tutupnya.
SUMBER

