
NUSANEWS - Beberapa hari lalu Wali Kota Malang, Jawa Timur, mengeluarkan surat imbauan terkait perayaan Hari Raya Natal. Namun, surat bertanggal 17 Desember 2018 itu ternyata banyak kesalahan penulisan dan penggunaan Bahasa Indonesia.
Setidaknya itulah yang ditemukan oleh pengguna Twitter @trendingtopiq dalam surat imbauan tersebut. Ia pun kemudian mengoreksi surat yang ditandatangani oleh Wali Kota Malang tersebut. Hasilnya seperti berikut ini.
Dalam unggahannya, Jumat (21/12), @trendingtopiq menyarankan Wali Kota Malang Sutiaji untuk belajar Bahasa Indonesia lagi. Hal tersebut dilandasi oleh banyaknya kesalahan dalam penulisan surat tersebut.
"Mintak kontak bang, mau bimbingan skripsi," komentar @ferifernandii bercanda.
"Coretannya lebih banyak daripada revisian skripsi saya nih ?? ????," imbuh @pebri_patandung.
Pak Wali Kota Malang saya imbau untuk belajar bahasa Indonesia lagi. pic.twitter.com/yzDx3airTV— Ahmad Taufiq (@trendingtopiq) December 21, 2018
Duh, memang susah sih kalau menulis surat menurut kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi ya harus dilaksanakan karena kita Bangsa Indonesia.
SUMBER

