logo
×

Kamis, 13 Desember 2018

TKN Jokowi-Ma’ruf Sindir Sandiaga Uno Diusir: Lebih Kreatif Dong Bikin Skenario

TKN Jokowi-Ma’ruf Sindir Sandiaga Uno Diusir: Lebih Kreatif Dong Bikin Skenario

NUSANEWS - Video yang menunjukkan Sandiaga Uno menjadi korban pengusiran warga viral di media sosial lantaran dianggap hanya settingan dan sengaja dipasang untuk meraih simpati.

Momen itu terjadi saat ia mendatangi Pasar Kota Pinang Labuhanbatu, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Dalam video tersebut, tampak sebuah poster bertuliskan ‘Pak Sandiaga Uno, sejak kecil kami sudah bersahabat. Jangan pisahkan kami gara-gara pilpres, pulanglah!!!’.

Imbasnya, video itu memicu tagar #SandiwaraUno di Twitter pada Rabu (12/12) malam yang menjadi trending topic.

Warganet menilai, banyak kejanggalan dalam video tersebut dan tak lebih dari sekedar rekayasa atau settingan belaka.

Menanggapi hal itu, Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily angkat bicara.

Menurutnya, sudah tak terbantahkan lagi bahwa kejadian di dalam video tesebut adalah sandiwara.

“Terlalu kentara bahwa itu sandiwara,” ujar Ace di Posko Cemara, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Dugaan itu makin diperkuat dengan adanya pengakuan seseorang yang sengaja dibayar untuk memasang tulisan di atas kertas karton tersebut.

Sedangkan di dunia maya, tersebar video yang menunjukkan seorang pria bertopi hitam melarang seseorang saat hendak mencopot poster dimaksud.

Pria berbadan kekar dan berkemeja hitam itu lantas menyurung orang berkemeja putih untuk kembali menempelkan poster itu.

“Itu kan jelas sekali bahwa itu bagian dari playing victim,” katanya.

Pria yang juga Ketua Ketua DPP Partai Golkar ini pun melontarkan sindiran kepada Sandiaga Uno.

Ia menyebut, boleh saja membuat skenario dan sandiwara. Asalkan tidak menggunakan cara-cara demikian hanya untuk mendapat simpati publik.

“Kami ingin tegaskan, ya boleh berskenario, tapi harus lebih canggih, lebih kreatif untuk membuat skenario itu,” sindirnya.

“Menurut saya lebih kreatif untuk berkampanye sehingga tidak terlihat mencari simpati dengan cara-cara seperti begitu,” katanya.

Sebaliknya, ia malah menyarankan pasangan Prabowo Subianto itu untuk meniru Jokowi-Ma’ruf yang selalu mendapat simpati karena membawa solusi.

Bukan justru menimbulkan masalah seperti kebiasaan Prabowo dan Sandiaga selama ini.

“Benar apa yang dikatakan oleh Pak Jokowi. Ada orang datang ke pasar-pasar, kemudian membuat gaduh di pasar,”

“Padahal beli juga enggak. Jadi pasar itu hanya dijadikan komoditas belaka,” pungkas Ace.

Berikut videonya



SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: