logo
×

Senin, 14 Oktober 2019

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Angkat Bicara Terkait Kasus Penusukan Wiranto, Ini Pesannya

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Angkat Bicara Terkait Kasus Penusukan Wiranto, Ini Pesannya

DEMOKRASI.CO.ID - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan apalagi berspekulasi terkait kasus penusukan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

"Sekarang kan masih penyelidikan, kita tunggu saja pernyataan resmi dari pihak berwajib," pinta Gatot di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/10/2019).

"Bisa dari Kapolri atau dari Kemenkopolhukam," kata dia menegaskan.

Menurut Gatot, dugaan adanya jaringan tertentu yang terlibat dalam peristiwa di Pandeglang, Banten itu masih terlalu dini untuk disimpulkan.

Ia berharap kasus itu tidak dipersepsikan terlalu jauh agar tidak mempersepsikan buruk pihak tertentu.

"Jangan persepsikan yang lain-lain, nanti bisa jadi hoax," imbuhnya.

"Yang baik jadi salah, yang salah bisa jadi baik," ucapnya.

Gatot menilai, peristiwa penusukan menjadi sebuah masalah yang harus diselesaikan.

Prosesnya itu membutuhkan waktu, apalagi yang mengalami Wiranto selaku menkopolhukam.

Banyak aspek yang perlu didalami.

"Jadi sabar tunggu hasilnya," ujar Gatot.

Gatot sendiri mengaku sudah ingin menjenguk Wiranto pada kesempatan pertama tetapi belum bisa.

Dia berencana menjadwalkan kembali untuk menjenguk setelah mengisi kegiatan ceramah kebangsaan 58 tahun Pramuka di Pangkal Pinang.

Dalam kegiatan Pramuka itu Gatot mengingatkan masyarakat agar bijak bermedia sosial.
Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengimbau kepada masyarakat untuk tidak gegabah dengan menyebarkan kabar bohong atau hoaks, terkait insiden penusukan kepada Menko Polhukam Wiranto.

“Kepada teman-teman, saudara-saudara dimanapun berada di Indonesia, saya harap dengarkan informasi dari sumber yang benar yaitu dari Polri,” kata Rudiantara, Jakarta, yang dilansir dari laman Seskab.go.id, Sabtu (12/10/2019).

Ia pun meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait kejadian yang menimpa Wiranto saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

"Kita tidak usah berspekulasi apapun, saya pun masih menunggu informasi dari Polri," ucap Rudiantara.

Wiranto ditusuk oleh terduga teroris saat turun dari mobil yang ditumpanginya di alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang.

Setelah menjalani pengobatan awal di RSUD Berkah, Pandeglang, Wiranto diterbangkan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta dan hingga saat masih menjalani perawatan. [tn]
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: