logo

Kamis, 26 Maret 2020

Panglima Perang Coronavirus

Panglima Perang Coronavirus

Oleh: Adian Radiatus, Pemerhati sosial dan perkotaan

NEGARA Kesatuan Republik Indonesia selama ini diakui tangguh dalam hal persatuan. Ratusan ragam budaya dan etnis yang tidak ada duanya di dunia dapat hidup rukun di negara ini.

Namun belakangan, terasa benar terjadi keributan antar kelompok yang tercermin di medsos.

Hal ini sama sekali tidak sehat bagi sebuah negara yang tengah menghadapi wabah besar yang mengancam ribuan warga. Wabah dahsyat yang wujudnya tidak tampak oleh mata.

Presiden telah berupaya keras. Urusan lain yang tidak sangat penting diabaikannya. Para Gubernur serta pejabat terkait juga bekerja keras dan melelahkan lahir bathin. Mereka menyusun strategi dan melakukan aksi di lapangan.

Dalam situasi dilematis ini, di mana negara menghadapi lawan yang seakan tak berwujud, maka hal utama yang sangat dibutuhkan adalah kehadiran sosok pemimpin yang memiliki kapasitas yang pas untuk menghadapi tantangan.

Sosok yang mampu memahami medan pertempuran. Mengenal kekuatan pasukan yang dimiliki serta memahami lini logistik yang harus dipenuhi sehingga kekuatan kita dapat melebihi kekuatan lawan.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para tokoh dan sosok penjaga bangsa dan negara yang sangat banyak, dan atas seijin Presiden Joko Widodo tentunya, kiranya dalam perang menghadapi Coronavirus ini dapat kita percayakan posisi pimpinan di lapangan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Beliau kita ketahui sedikit bicara banyak bekerja dan sekali bekerja senantiasa tuntas dari A hingga Z.

Upaya pemerintah membuka rekening khusus untuk menampung partisipasi warga yang peduli dan mampu, yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, hendaknya dapat dieksekusi lebih tajam lagi melalui semacam badan penanganan Coronavirus Indonesia oleh panglima pelaksana Prabowo Subianto dengan menggandeng pihak-pihak kompeten di bidang logistik dan pengawasan keuangan.

Hal ini penting agar para dermawan anak bangsa merasakan transparansi auditing dari  jerih payah apa yang disumbangkannya.

Pembukaan markas khusus dan rekening khusus dalam bank rakyat akan sangat mendukung sinergitas ini.

Mengingat kita semua dikejar waktu yang semakin mendesak serta tidak dilakukannya lockdown, maka keputusan Presiden Jokowi mengenai badan khusus penanggulangan Coronavirus Indonesia perlu segera dipertimbangkan untuk dioperasikan secepatnya.

Dengan menggabungkan kekuatan bersama antara pro dan tidak lockdown di bawah panglima pelaksana Menhan Prabowo Subianto maka dipastikan strategi pertahanan melawan Coronavirus ini dapat teratasi.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa merestui semua ini, sebagai sebuah harapan yang dimulai dari sila pertama Pancasila. (*)
loading...