logo
×

Kamis, 26 Maret 2020

Utamakan Warganya, Rusia Tutup Lalu Lintas Udara dengan Negara Lain

Utamakan Warganya, Rusia Tutup Lalu Lintas Udara dengan Negara Lain

DEMOKRASI.CO.ID - Pemerintah Rusia pada Kamis (26/3) menutup lalu lintas udara dengan negara-negara lain mulai 27 Maret. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona tipe baru, sumber penyakit Covid-19.

Izin diberikan hanya kepada penerbangan khusus. Yakni hanya dilakukan untuk mengevakuasi warga Rusia yang berada di negara lain, ujar pemerintah dalam sebuah pernyataan.

“Rosaviation [Badan Transportasi Udara Federal] memastikan penghentian penerbangan reguler dan sewaan dari dan ke bandara Rusia berlaku mulai 27 Maret 2020 pukul 00:00. Kecuali penerbangan terkait dengan evakuasi warga Rusia dari negara lain karena penyebaran infeksi virus corona baru, serta penerbangan yang dilakukan di bawah keputusan terpisah dari pemerintah Federasi Rusia,” sebut pernyataan itu.

Hari Rabu kemarin, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan libur nasional untuk memperlambat penyebaran virus. Otoritas juga mengumumkan 163 kasus Covid-19 baru di negara itu dalam 24 jam terakhir. Sehingga total kasus Covid-19 di Rusia menjadi 658 yang tersebar di 55 wilayah, dua pasien di antaranya meninggal.

Pemerintah Rusia juga menutup seluruh biskop, gym, klub malam dan fasilitas hiburan lainnya, demi menghindari interaksi fisik. Di Moskow, mereka yang berusia di atas 65 tahun wajib tinggal di rumah.

Sejak muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, Covid-19 telah menyebar ke setidaknya 175 negara dan wilayah.  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah ini sebagai pandemi.

Menurut catatan Universitas Johns Hopkins, terdapat 472.100 kasus Covid-19 di seluruh dunia dan telah merenggut lebih dari 21.300 nyawa. Lebih dari 114.800 pasien telah pulih. Meski jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan sembuh. (*)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: