Notification

×

Iklan

Iklan

ALAMAK! Tiga Pria Terekam CCTV Mencuri di Kantor Lurah

Senin, 29 Juni 2020 | 10:47 WIB Last Updated 2020-06-29T03:47:53Z

DEMOKRASI.CO.ID - Tiga pria terekam CCTV atau kamera pengintai saat mencuri di Kantor Lurah Piai Tangah, Pauh, Padang, Sumatera Barat.

Kepala Kepolisian Sektor Pauh AKP Anton Luther mengatakan, tiga pria itu berhasil tertangkap karena petunjuk dari rekaman CCTV di lokasi kejadian perkara. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang elektronik yang diambil di kantor lurah.

Para pelaku dalam kasus itu adalah Romario (20), Nofrizo (33), dan Yudi Anggere (25), yang dibekuk pada Sabtu pagi (27/6) di tempat terpisah.

Setelah penangkapan tersebut, petugas juga melakukan pengembangan terhadap kasus terlebih dahulu. Perbuatan para pelaku menggasak kantor lurah terjadi pada 20 April 2020.

Awalnya polisi akan menangkap pelaku Romario (20) yang diduga sebagai pelaku utama.

Dua bulan berselang tepatnya pada akhir Juni 2020 polisi menerima informasi yang menyebut pelaku telah pulang dari persembunyian.

Polisi langsung melakukan penangkapan pada Sabtu pagi. Berdasarkan pemeriksaan terhadap Romario, akhirnya polisi mengantongi dua nama lainnya yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Pelaku lainnya yakni Nofrizo (33) ditangkap di rumahnya di Piai Tangah, Kelurahan Piai, Kecamatan Pauh.

Kemudian Yudi Anggere (25) yang ditangkap di rumahnya di Kelurahan Binuang Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh. Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu unit TV LCD, satu unit kipas angin, dan satu unit mesin cetak digital (printer).

Anton Luther mengungkapkan komplotan tersebut merupakan spesialis pencurian barang-barang elektronik.

Selain Kantor Lurah Piai, mereka juga diduga telah mencuri di salah satu sekolah madrasah yang ada di Pauh.

Mirisnya, diketahui uang hasil curian itu digunakan oleh pelaku untuk membeli narkotika.

“Kami terus mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu apakah ada komplotan lain atau tempat lain yang telah dicuri,” katanya.
(antara/jpnn)
loading...