logo
×

Rabu, 10 Juni 2020

Gerindra Sebut 'Kaum Tertentu' Cap Prabowo Pengkhianat, Ini Saran PKS

Gerindra Sebut 'Kaum Tertentu' Cap Prabowo Pengkhianat, Ini Saran PKS

DEMOKRASI.CO.ID - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto tengah disebut sebagai pengkhianat oleh beberapa pihak di media sosial. PKS mendukung jika Gerindra mengusut sejumlah pihak itu.

"Iya (diusut saja). Narasi di ruang publik enaknya jangan dipenuhi dengan nuansa negatif. Semua parpol punya kontribusi bagi pembangunan negeri," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, ketika dihubungi, Selasa (9/6/2020).

Mardani menyebut Prabowo bukan seperti apa yang dinarasikan. Prabowo merupakan tokoh nasional yang sudah lama bekerja untuk negara.

"Pak Prabowo tokoh nasional. Sudah lama bekerja mencintai Indonesia. Dua kali maju capres dan sekali maju cawapres itu menunjukkan cinta beliau pada negeri," ujarnya.

"PKS dengan Gerindra dah lama bersekutu. Sekarang Pak Prabowo dan Gerindra berkoalisi dengan Pemerintah. PKS istiqomah di #KamiOposisi, persahabatan tetap terjaga. Semuanya dalam rangka mencintai Indonesia," sambung Mardani.

Sebelumnya, Ketua DPP Gerindra Habiburokhman marah karena sang ketum, Prabowo Subianto, disebut sebagai pengkhianat oleh beberapa pihak di media sosial. Ia menegaskan akan pasang badan bagi Menteri Pertahanan (Menhan) itu.

Pernyataan Habiburokhman di Twitter beberapa hari lalu jadi perhatian. Melalui akunnya, ia mem-posting pernyataan yang cukup panas.

"Gak ada angin gak ada badai lu fitnah Pak Prabowo, Diingatkan bahwa 0% anggota DPR Grd yg terjerat korupsi lu ngamuk, apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu ??? cumak nanyak," tulis Habiburokhman di akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Selasa (9/6).

Pada posting-an kedua, Habiburokhman menyebut peran keberhasilan Prabowo untuk negara.

"Pak Prabowo selamatlah puluhan triliyun uang rakyat lu kepanasan, gua hajar kartu pra kerja lu kelojotan, memang susah merubah mental korup kalian," sebut anggota Komisi III DPR RI itu.

Namun Habiburikhman membantah jika posting-an tersebut ditujukan untuk partai tertentu. Menurutnya, cuitan-cuitannya ditujukan kepada salah satu kelompok.

"Nggak pernah menyebut nama partai tertentu tapi kaum tertentu. Makna tweet saya ya hanya yang tertulis dalam tweet itu sendiri," ungkap Habiburokhman. []
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: