logo
×

Rabu, 10 Juni 2020

Presiden Burundi Meninggal Dunia Di Masa Akhir Kekuasan

Presiden Burundi Meninggal Dunia Di Masa Akhir Kekuasan

DEMOKRASI.CO.ID - Presiden Burundi Pierre Nkurunziza meninggal dunia akibat serangan jantung pada Selasa (9/6). Dia meninggal dunia di masa akhir jabatannya sebagai orang nomor satu di Burundi.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh pemerintah Burundi.

"Pemerintah Republik Burundi mengumumkan dengan sangat sedih kematian tak terduga Yang Mulia Pierre Nkurunziza, Presiden Republik Burundi, setelah gagal jantung pada 8 Juni 2020," begitu bunyi keterangan resm pemerintah Burundi yang dimuat di akun Twitter resminya.

Sementara itu, sebuah pernyataan resmi dari kepresidenan Burundi menjelaskan bahwa Nkurunziza dirawat di rumah sakit selama akhir pekan kemarin, namun kondisi kesehatannya tiba-tiba berubah drastis awal pekan ini.

Nkurunziza diketahui memimpin negara Afrika Timur tersebut sejak tahun 2005 lalu setelah dipilih oleh parlemen.

Sejak saat itu, dia memimpin selama tiga kali masa periode jabatan, yang akan berakhir pada Agustus 2020 mendatang.

Dikabarkan Channel News Asia, masa jabatan ketiganya, yang dia emban mulai tahun 2015 lalu, diwarnai oleh kontroversi serta membawa negara tersebut ke dalam krisis dan kekerasan.

Tidak main-main, kekerasan yang muncul sejak saat itu telah menyebabkan setidaknya 1.200 orang meninggal dunia dan ratusan ribu lainnya terlantar.

Bukan hanya itu, di masa jabatannya tersebut, oposisi dan media dibungkam dan ditumpas agar tidak bersuara sumbang.

Kematian Nkurunziza menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, dia menghembuskan napas terakhirnya menjelang pergantian kekuasaan, di mana penggantinya yang dipilih sendiri, Evariste Ndayishimiye, mendapatkan masa jabatan tujuh tahun sebagai presiden. Hasil itu  dikonfirmasi oleh pengadilan konstitusi Kamis lalu.

Ndayishimiye sendiri dijadwalkan akan dilantik pada bulan Agustus mendatang.

Kini, pasca meninggalnya Nkurunziza, Burundi memperingati tujuh hari berkabung, terhitung mulai Selasa (9/6).(rmol)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: