Notification

×

Iklan

Iklan

Presiden PKS: Pak Jokowi Mestinya Marah Dari Dulu, Bukan Sekarang

Senin, 29 Juni 2020 | 13:23 WIB Last Updated 2020-06-29T06:23:06Z


DEMOKRASI.CO.ID - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman bisa memahami suasa kebatinan Presiden Joko Widodo menghadapi pandemik virus corona baru (Covid-19).
Jokowi sapaan akrab Kepala Negara pada Rapat Kabinet pada 18 Juni lalu, memberikan peringatan keras kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju yang berkinerja jeblok menagani pandemik.

Peringatan keras bisa berupa melakukan perombakan kabinet atau reshuffle, bahkan tidak segan-segan membubarkan lembaga.

"Sangat bisa dipahami suasana batin pak @jokowi," kata Sohibul Iman lewat akun Twitter miliknya @msi_sohibuliman, Senin (29/6).

"Jika benar para anggota kabinet belum bahkan tidak memiliki sense of crisis, tentu sangat mengherankan sekaligus memprihatinkan. Sebab rakyat sudah merasakan dan mengalami krisis sejak awal Covid-19," lanjut dia.

Namun, Sohibul Iman mengungkapkan, marah Jokowi harusnya sudah lama disampaikan, dari awal-awal. Sebelum virus corona merajalela menghantam Indonesia dari segala bidang.

"Jika diingat awal wabah Covid-19 banyak menteri mengguyonkannya, itu tanda-tanda awal ketiadaan sense of crisis mereka. Pak @jokowi
mestinya marah dari dulu, bukan sekarang," tutup dia dengan emoticon wajah sedikit senyum. (Rmol)
loading...