logo
×

Kamis, 30 Juli 2020

Ustadz Tengku: Ekonomi Jeblok, PHK Dimana-mana, yang Dibenci HRS? 'Gile Lu Ndro'

Ustadz Tengku: Ekonomi Jeblok, PHK Dimana-mana, yang Dibenci HRS? 'Gile Lu Ndro'

DEMOKRASI.CO.ID - Muhammad Rizieq Shihab atau yang lebih akrab disapa Habib Rizieq merupakan sosok ulama besar serta pemimpin sekaligus pendiri organisasi Front Pembela Islam (FPI). 

Namun baru-baru ini media sosial kembali heboh akibat adanya video Pembakaran Poster bergambar Habib Rizieq Shihab pada saat aksi unjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/7/2020) lalu. 

Melihat hal tersebut tak sedikit masyarakat geram dan menilai tidak pantas melakukan hal tersebut salah satunya adalah Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Ustaz Tengku Zulkarnain. 

Dalam akun Twitter miliknya, @Tengkuzulkarnain, Tengku menuliskan masih banyak kekurangan yang sedang dialami negara namun yang dibenci dan dianggap sampah negara hanyalah HRS (Habib Rizieq Shihab). 

"Ekonomi Jeblok, Ekspor tambah remuk, Impor membengkak di segala lini, Hutang menggunung, BPJS ngotot naik walau sdh dibatalkan MA, BBM budeg tak mau turun, Gaji tidak naik, PHK di mana mana, Covid makin makan korban. Terus yg dibenci dan dianggap sampah negara HRS. Gile Lu Ndro?," tulisnya di Twitter, dikutip Akurat.co, Kamis (30/7/2020).


Tak menunggu lama Netizen pun mulai berkumpul di kolom komentar dan memberikan berbagai respon kepada pernyataan tersebut. 

Seperti halnya akun @FawaidMuhri menyebutkan "Opinimu salah pak. BBM turun sampai bulan september, kemudian Hutang untuk untuk kepentingan rakyat, subsidi dan infrastruktur. Banyak dari beberapa negara yg ekonominya jatuh seperti Korsel, Singapur dan lain-lain yang sudah lebih dulu resesi dan PHK dimana-mana disebabkan oleh covid-19," tulisnya.

Kemudian dirinya melanjutkan "Ekspor terkendala karena covid-19, Gaji tidak naik itu untuk kelas yg bagaimana? Perusahaan, pabrik, pns, guru atau yg lain? Pemerintah berupaya lepas dari bayang-bayang resesi dengan memberikan stimulus ke perusahaan, umkm melalui bank daerah maupun BUMN."

"Terus bagaimana Anda menjustifikasi bahwa kelompok yg tidak suka dengan habib itu karena hal hal yg anda sampaikan di atas? Mohon maaf saja, habib dan pengikutnya banyak tidak disukai bukan karena hal itu. Tetapi ada hal lain yg semua orang sudah paham betul," tulis Fawaid di kolom komentar Tengku Zul. 

Berbeda dengan Fawaid, akun @Arifin02Zainal menuliskan "Betul pak ustad, udah tau busnya mau masuk jurang, eehh.. malah tambah di gas, jadi nyunseng deh," tulisnya. []
loading...