logo
×

Sabtu, 08 Agustus 2020

Prabowo: Partai Gerindra Tidak Punya Apa-apa

Prabowo: Partai Gerindra Tidak Punya Apa-apa

DEMOKRASI.CO.ID - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku bangga terhadap para kadernya yang terus berjuang bagi kemajuan Indonesia. Prabowo mengaku salut para kadernya bisa konsisten berjuang meski partai tidak memiliki uang yang banyak.

“Pejuang politik yang idealis. Biasanya yang idealis itu penuh cita-cita, tapi rata-rata isi tas (uang, Red) agak kurang. Tapi dengan kenyataan isi tas kurang, kalian masih bisa senyum dan ketawa. Itu menandakan saudara-saudara pejuang politik yang berani,” ujar Prabowo dalam pidato politiknya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (8/8).

Prabowo juga bangga dengan para kader-kadernya karena mampu menempatkan posisi Partai Gerindra di urutan ketiga setelah pertama PDIP dan Golkar. “Pada tingkat DPR, Partai Gerindra pada Pemilu 2019 berhasil menempatkan kadernya di 78 kursi DPR RI. Naik 6.85 persen dari perolehan pemilu 2014 yang lalu yaitu 73 kursi,” katanya.

Prabowo menuturkan, hasil ini sungguh di luar dugaan karena menurutnya Gerindra adalah partai yang tidak punya apa-apa.

“Bagaimana partai kita bisa mencapai posisi sekarang ini tanpa kekuasaan? Gerindra tidak punya apa-apa. Kita tidak punya radio, kita tidak punya televisi, kita tidak punya surat kabar. Banyak lagi yang kita tidak punya. ‎Banyak ketua umum partai yang lebih berkuasa, lebih hebat, dan lebih banyak uangnya,” ungkapnya.

Keberhasilan Partai Gerindra di 2024 menurut Prabowo masih bisa naik lagi asalkan para kader bekerja keras di Pemilu 2024. “Mungkin kalau kita lebih piawai lagi, suaranya bisa lebih. Ini adalah hasil jerih payah, hasil kerja keras dan terutama hasil keberhasilan kita mengumandangkan harapan dan aspirasi rakyat Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, yang menjadikan Gerindra diurutan ketuga Pemilu 2019 adalah adanya gerakan politik dari rakyat Indonesia yang menjatuhkan pilihannya ke partai yang ia pimpin. Sehingga dia meminta para kadernya terus berada di tengah-tengah rakyat.

“Kalau kita berhasil menangkap keluhan rakyat. Kita berhasil menangkap cita-cita rakyat. Kita berhasil menyuarakan dan terutama kita berhsil memberi jalan keluar yang logis terhadap kesulitan rakyat. Rakyat tangkap itu yang membuat rakyat mendukung kita, itu yang mebuat rakyat memberi suara pada kita,” pungkasnya.
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: