logo

Senin, 14 September 2020

Syeikh Ali Jabber: Saya Bisa Selamat Karena Allah

Syeikh Ali Jabber: Saya Bisa Selamat Karena Allah

DEMOKRASI.CO.ID - Syeikh Ali Jaber angkat suara terkait kasus penusukan yang menimpa dirinya. Menurutnya peristiwa ini menjadi yang pertama kali dirasakan olehnya selama 12 tahun tinggal di Indonesia. Dia memastikan kondisinya baik-baik saja.

“Saya bisa selamat karena Allah takdirkan saya angkat tangan di posisi ke depan leher dan dada, dan tusukan cukup keras, cukup dalam, sampai separuh pisau masuk ke dalam,” kata Ali Jaber dalam rekaman video yang diunggah dalam akun youtubenya, Senin (14/9).

Ali Jaber mengatakan, luka tusuk yang diakibatkan dari serangan ini memang cukup dalam. Beruntung dia sempat menangkis sehingga pisau pelaku tidak menghunus ke bagian tubuh yang vital.

“Alhamdulilah (luka tusuk) di tangan bukan di leher, sampai patah pisaunya. Saya sendiri yang lepaskan pisaunya yang sudah patah di dalam saya keluarkan,” ucapnya.

Dia pun berharap peristiwa yang menimpanya ini tidak terulang kembali. Dia menginginkan ada kedamaian di Indonesia.

“Alhamdulilah, Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Ini pelajaran baru bagi saya. Mudah-mudahan Indonesia tetap menjaga rasa aman, kita bersatu memperjuangkan Alquran di negeri kita, Indonesia yang tercinta ini,” pungkas Ali Jaber.

Sebelumnya, Syeikh Ali Jaber ditikam seorang pria tidak dikenal saat mengisi kegiatan tablig di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, pada Minggu (13/9) sore. Berdasar informasi yang dihimpun, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan.

Belum diketahui motif pemuda yang nekat menyerang Syekh Ali Jaber menggunakan senjata tajam tersebut. Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP David Sianipar membenarkan hal tersebut.

”Benar, saat ini kondisi korban sedang dirawat di Puskesmas Gedong Air, untuk pelaku sudah berhasil ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanjungkarang,” kata Kapolsek David Sianipar seperti dilansir dari Antara pada Minggu (13/9).
loading...