logo
×

Selasa, 01 Desember 2020

Anies Positif Covid-19, Pengusaha: Ini Sinyal Bahaya!

Anies Positif Covid-19, Pengusaha: Ini Sinyal Bahaya!

DEMOKRASI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga sudah lebih dulu juga mengalami hal yang sama.

Kabar ini tentu memunculkan empati bagi pimpinan di DKI yang sedang berjuang menangani covid-19. Namun, di sisi lain menjadi sinyal keras bagi warga Jakarta bahwa corona bisa menular ke siapa saja. Apalagi, saat ini DKI Jakarta masih belum lepas dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

"Para pejabat-pejabat kita yang kena saat ini memberi sinyal ke kita bahwa bahaya Covid-19 harus kita betul-betul waspadai, semua elemen masyarakat harus mewaspadainya," kata Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang kepada CNBC Indonesia, Selasa (1/12/2020).

Hal tersebut menjadi sinyal kekosongan tampuk kepemimpinan DKI Jakarta, dimana dua pejabat tertingginya sudah terkonfirmasi Covid-19. Di sisi lain, pejabat struktural di bawahnya langsung belum berstatus definitif, melainkan diisi oleh Pelaksana tugas (Plt.) Saat ini, Plt. Sekda DKI Jakarta diisi oleh Sri Haryati.

Sebelumnya, Sekda DKI dijabat Saefullah. Ia meninggal pada September lalu. Saefullah diketahui sempat terpapar Covid-19. Meski demikian, Sarman berharap Sekda yang kini bertugas tetap bisa bekerja dengan baik.

"Dalam pemerintahan kita tupoksinya struktur, sudah jelas jadi apa yang jadi kebijakan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) programnya, tupoksinya sudah ada, apalagi Plt. Sekda sudah ada, Jadi nggak akan mengganggu sejauh semua kerja sesuai tupoksi yang telah ada dalam peraturan Undang-Undang yang berlaku," kata Sarman.

Ia berharap meski ada dua pejabat tingginya saat ini terpapar Covid-19, namun itu tidak mengganggu pelayanan ke masyarakat. Semua SKPD di DKI Jakarta tetap harus beroperasi sebagaimana mestinya. Sembari menunggu Gubernur dan Wagub bisa kembali pulih.

"Berati harus isolasi 14 hari kita berharap semua pelayanan ke masyarakat berjalan, perangkat SKPD berjalan sekalipun harus menjalankan protokol kesehatan. Kita mendoakan supaya Pak Gubernur, Pak Wagub cepat sembuh diberi kesehatan sehingga aktif kembali," sebutnya. (*)