logo
×

Sabtu, 12 Maret 2022

Di Balik Kontroversi Presiden Rusia, Vladimir Putin Ternyata Kerap Dianggap Pro Islam

Di Balik Kontroversi Presiden Rusia, Vladimir Putin Ternyata Kerap Dianggap Pro Islam

DEMOKRASI.CO.ID - Vladimir Putin tengah banyak menuai kecaman sebagai buntut invansi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu.

Namun di balik sosoknya yang kontroversial, Vladimir Putin kerap kali mendapatkan sentimen positif dari komunitas muslim, khususnya di Rusia. 

Pasalnya, dalam berbagai kesempatan, Vladimir Putin menunjukan kedekatannya dengan Islam dan masyarakat muslim Rusia. 

Kutip ayat Al-Quran

Sempat menghebohkan publik, Vladimir Putin ternyata pernah mengutip Al-Quran, Surat Al-Imran ayat 103 ketika menyerukan perdamaian di Yaman.

"Dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika mau dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya, kamu menjadi saudara," kata Putin di Ankara.

Momen tersebut terjadi saat Putin bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran, Hassan Rouhani pada 17 September 2019 lalu. 

Resmikan masjid

Tak hanya itu, Putin juga pernah meresmikan masjid Moskow pada 23 September 2015 lalu. Dalam pidatonya, ia berharap agar Rusia mampu memberikan edukasi kepada kaum muda muslim Rusia agar terhindar dari paham ekstrimisme. 

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas ikut hadir dalam peresmian masjid tersebut. 

"Pembangunan (masjid) ini sangat penting saat ini sebagai usaha untuk menumbangkan eksploitasi agama untuk kepentingan politis," kata Putin dilansir dari Reuters pada Sabtu, 12 Maret 2022. 

Rusia sendiri memiliki 20 juta penduduk Muslim. Angka tersebut membuat Islam menjadi agama mayoritas kedua setelah Kristen Ortodoks, setidaknya sekitar 15% dari keseluruhan populasi Rusia. 

Ucapkan Idul Fitri 

Belum selesai sampai di situ, Vladimir Putin juga kerap memberikan ucapan Idul Fitri bagi muslim Rusia. Pada 2021 lalu, Putin juga menyampaikan ucapan singkat bagi penduduk Rusia yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. 

“Bulan suci Ramadhan telah berakhir, dan Muslim Rusia dengan senang hati menyambut liburan yang cerah dan telah lama ditunggu-tunggu," kata Putin.

"Sejak dahulu kala, Idul Fitri ditandai dengan perbuatan baik dan kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan; itu mewujudkan orang-orang berjuang untuk perbaikan diri," sambungnya dilansir dari laman resmi President of Russia.*** [hops]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.

Komentar Pembaca