logo
×

Selasa, 07 Juni 2022

Geger, Mayat Korban Penikaman Tergeletak Antara Markas Kodam XIV Hasanuddin dan SPN Batua

Geger, Mayat Korban Penikaman Tergeletak Antara Markas Kodam XIV Hasanuddin dan SPN Batua

DEMOKRASI.CO.ID - Temuan mayat pria di tengah jalan, hebohkan warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin Malam(06/06/2022). Mayat pria itu terkapar bersimbah darah di tengah trotoar jalan yang berada tepat di depan Markas Kodam XIV Hasanuddin dan SPN Batua. Peristiwa itupun membuat kamacetan panjang di jalan Urip Sumoharjo, akibat warga yang melintas mencoba mengabadikan mayat tersebut. Mayat pemuda yang terakhir diketabui bernama Rahmat Mustari dibawa ke Biddokkes Polda SulSel usai dilakukan olah TKP oleh Inafis Polrestabes Makassar. Hingga kini, Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pembunuhan itu.

''Jadi untuk sementara kita masih selidiki ini meninggal karena apa, itu masih kita dalami. Nanti Tim dari forensik yang akan melaporkan hasilnya. Mayat mengalami luka di bagian dada kiri dan belum diketahui penyebabnya" Ucap Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Azis.

Aparat Kepolisian dari Polsek Panakkukang, Kota Makassar yang tiba dilokasi juga kesulitan menghalau ratusan warga yang mendekat untuk melihat mayat tersebut. Kejadian itu juga membuat jalur Trans Sulawesi mengalami kemacetan panjang. Hal itu disebabkan kendaraan warga yang terparkir sembarangan hingga menganggu arus LaluLintas.

Diketahui mayat tersebut ditemukan warga, di tengah trotoar pembatas jalan, tepat di depan Markas Komando Kodam XIV Hasanuddin dan Sekolah Polisi Negara ( SPN Batua ). Hal itulah yang membuat TNI-POLRI bergerak cepat agar arus Lalu Lintas di lokasi kejadian tidak terhambat.

Korban dugaan pembunuhan itu, diketahui bernama Rahmat Mustari (26 Tahun) warga jalan Perintis Kemerdekaan 9, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, kota Makassar. Dari kartu identitasnya,  Rahmat tercatat sebagai buruh harian. Belum diketahui jumlah luka ditubuh korban, karena mayat korban langsung dibawa ke Biddokkes Polda SulSel usai dilakukan olah TKP oleh Inafis Polrestabes Makassar.

Selain mengamankan KTP dan SIM korban, Polisi juga mengamankan motor korban. Polsekta Panakukang juga masih menunggu pihak keluarga korban untuk membuat laporan Polisi.

Sementara itu, Unit Rekserim Polsek Panakkukang, bersama Jatanras Polrestabes Makassar dan Resmob Polda SulSel, masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan itu. [tvonenews]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: