logo
×

Rabu, 22 Juni 2022

Nicho Silalahi Kritik Pernyataan Zulhas Soal Tak Ada Mafia Migor: Ini Statemen Menteri yang Paling Tolol yang Pernah Ada

Nicho Silalahi Kritik Pernyataan Zulhas Soal Tak Ada Mafia Migor: Ini Statemen Menteri yang Paling Tolol yang Pernah Ada

DEMOKRASI.CO.ID - Aktivis Nicho Silalahi melayangkan kritikan pedas kepada pernyataan Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan atau disapa Zulhas.

Pernyataan Zulhas yang menyebut bahwa mafia minyak goreng tidak ada dan untung rugi  hal biasa, disebut Nicho Silalahi sebagai pernyataan menteri paling tolol yang pernah ada.

Melalui cuitannya di media sosial Twitter, yang dilihat pada, Senin 20 Juni 2022, Nicho mempertanyakan mengenai pemahaman Mendag Zulhas terhadap hukum pasar dan monopoli.

“Ini Statemen Menteri Paling Tolol yang pernah ada, paham ga hukum pasar dan Monopoli?”, kata Nicho Silalahi.

Nicho Silalahi juga menyoroti pernyataan Zulhas yang menyebut untung rugi dalam perdagangan itu adalah hal yang biasa.

Menurut Nicho Silalahi, jika pendapat Menteri perdagangan seperti itu, maka tidak perlu ada yang Namanya Kementerian perdagangan di negeri ini.

“Jika cari untung hal biasa menurut Menteri perdagangan, maka buat apa ada Kementerian Perdagangan di negeri ini?”, sambungnya.

Tak tanggung-tanggung, Aktivis yang kerap kali kritis terhadap kebijakan pemerintah itu kemudian meminta Presiden Jokowi untuk segera membubarkan Kementerian perdagangan.

Menurutnya, tidak ada gunanya ada kementerian perdagangan jika pemikiran menterinya sama dengan Zulhas.

“Pak @jokowi segera BUBARKAN Kementerian Perdagangan toh ga ada gunanya lagi”, sambung Nicho Silalahi.

Sebelumnya, Mendag Zulhas mengatakan bahwa istilah mafia minyak goreng itu tidak ada yang mengakibatkan kenaikan harga dan kelangkaan.

Menurutnya, kenaikan harga dan kelangkaan terjadi karena adanya kenaikan harga booming sehingga yang memiliki CPO menjual dengan cepat.

“Saya kira tidak ada mafia. Ini kan ada kenaikan harga booming. Teman-teman punya CPO langsung jual cepat. Nah, ada keterlambatan kita antisipasi?”, kata Zulhas, seperti dikutip dari laman Viva. [terkini]

Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News:
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.