logo
×

Senin, 20 Juni 2022

PSI Ogah Dukung Anies, Andi Sinulingga: Emang Anies Ngarep Dapat Dukungan PSI? Kegeeran Amat!

PSI Ogah Dukung Anies, Andi Sinulingga: Emang Anies Ngarep Dapat Dukungan PSI? Kegeeran Amat!

DEMOKRASI.CO.ID - Aktivitis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga menyoroti pernyataan Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yang lantang menolak untuk mengusung Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ia menyebut Anies Baswedan juga tak berharap bakal didukung oleh partai pimpinan Giring Ganesha tersebut.

"Emang Anies berharap dapat dukungan  @psi_id neng?, kegeeran amat," ucapnya dikutip dari Twitter @AndiSinulingga, Senin (20/6/2022).

Andi meminta agar PSI segera mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo untuk menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.

"Mending @psi_id segera deklarasi dukung Ganjar, sudah jelas beliau tokoh yg bersih, bersih dari prilaku korupsi apalagi terkait korupsi ektp," ungkap Andi.

Ia juga menyebut bahwa Ganjar juga sebagai sosok toleran terhadap beebrapa kasus yang ada di Jawa Tengah.

"Beliau juga terkenal toleran atas hak2 warga di Wadas dan Kendeng," tandasnya.

Diketahui sebelumnya PSI menyatakan pihaknya tak akan mendukung Anies Baswedan jika maju di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie dalam keterangan tertulis pada Minggu (19/6/2022).

Pernyataan Grace juga diunggah di akun Twitter resmi PSI @psi_id.

"Sudah sangat jelas bahwa PSI tidak akan mendukung Mas Anies di Pilpres 2024," ungkap Grace seperti yang dikutip dari akun Twitter PSI.

Lebih lanjut Grace menyatakan bahwa PSI berkomitmen anti terhadap intoleransi dan korupsi sehingga pihaknya tak mendukung Anies Baswedan.

"Kami memeluk teguh prinsip anti intoleransi dan anti-korupsi. Maka, tak mungkin kami mendukung kandidat yang bermasalah dalam dua atau salah satu prinsip tersebut," tandasnya. [wartaekonomi]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: