logo
×

Kamis, 23 Juni 2022

Rocky Gerung: Di Indonesia Tokoh Politik Selalu Memfestivalkan Peristiwa Privat

Rocky Gerung: Di Indonesia Tokoh Politik Selalu Memfestivalkan Peristiwa Privat

DEMOKRASI.CO.ID - Masyarakat Indonesia dipandang tidak bisa membedakan antara promosi publik dengan promosi privat di banyak peristwa politik maupun non politik.

Begitu yang pengamat politik Rocky Gerung, dalam akun Youtubenya dengan tema Tolak RUU KUHP Hina Pemerintah Dipidana Kita Kembali ke Zaman Kolonial, Kamis (23/6).

“Tokoh politik selalu ada semacam sinyal untuk memfestivalkan suatu peristiwa privat, lalu mendapat gain (kekuatan) secara publik karena orang Indonesia itu tetap merasa bahwa hubungan ibu anak atau ayah anak itu selalu ada dimensi kepublikan,” ujar Rocky.

Terkait dengan dengan adanya pertaruhan antara ranah publik dan privat, Rocky mengingatkan masyarakat hati-hati dalam memamerkan ranah privat karena wilayah privat ada gap antara keprihatinan dan kejengkelan dalam tafsir masyarakat.

Menurut Rocky, politik itu harus diasah dengan dalil-dalil publik bukan dalil-dalil privat. Sayangnya, tambah Rocky, saat ini masih kerap bercampur.

Selam ini, kata Rocky, Indonesia dianggap negara Pancasila, tapi di sisi lain, Indonesia justru seperti negara kekeluargaan berhak beroperasi di wilayah publik,.

“Urusan publik ya urusan publik tetap bukan disamarkan dengan nilai-nilai kekeluargaan,” tutupnya. [rmol]

Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News:
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.