logo
×

Rabu, 03 Agustus 2022

Pengacara Keluarga Brigadir J Minta Petir yang Sambar CCTV Ikut Diperiksa, Mahfud MD Bilang Begini

Pengacara Keluarga Brigadir J Minta Petir yang Sambar CCTV Ikut Diperiksa, Mahfud MD Bilang Begini

DEMOKRASI.CO.ID - Menteri Politik dan Hukum (Menpolhukum) Mahfud MD berikat komentar serius terhadap kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Komentar Mahfud MD tersebut, perihal Kamaruddin meminta petir yang menyambar CCTV di lokasi rumah Irjen Ferdy Sambo harus diperiksa.

Mengenai pernyataan Kamaruddin tersebut, Mahfud MD mengaku tersenyum akan hal tersebut, Ia meneruskna jika logika publik sudah cerdas.

Hal tersebut diungkapkan Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya yang telah verifikasi centang biru bernama @mohmahfudmd.

"Polemik di media tentang tragedi tewasnya Brigadir J menegangkan. Tapi dia sela ketegangan tersungging juga senyum kecut saat pengacara keluarga Brigadir J bilang, 'Kemarin katanya CCTV disambar petir, sekarang bilang CCTV ada. Seharusnya petirnya diperiksa juga," Logika publik cerdas, tulis Mahfud MD pada Rabu (3/8/2022).

Cuitan Mahfud MD mendapatkann 1.383 komentar, 946 likes, dan 3756 suka.

Arahan Presiden

Mahfud MD mengingatkan bahwa perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah jelas.

Mabes Polri diperintahkan membuka perkara itu secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Presiden sudah memerintahkan kasus ini dibuka sejujur-jujurnya. Kalau ada yang tersembunyi atau disembunyikan, upaya itu nanti akan terlihat. Karena itu buka secara transparan," tegas Mahfud di Istana, Jakarta, Selasa 2 Agustus 2022.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyebut Kompolnas, LPSK, dan Komnas HAM terus melakukan koordinasi dengan dirinya.

Di luar lembaga tersebut, Mahfud meminta masyarakat juga turut mengawasi jalannya penanganan kasus itu.

"Semua lapor ya. Ada Komnas HAM, masyarakat sipil, pengacaranya, LPSK dan Kompolnas. Saya minta masyarakat ikuti saja perkembangannya. Nanti akan ada ujungnya. Tapi saya tidak akan masuk ke substansi," terang Mahfud.

Sebelumnya Presiden Jokowi sudah meminta Polri meminta proses hukum dilakukan terkait kasus Brigadir J.

Tak hanya itu. Kepala negara juga memerintahkan Polri untuk mengusut dan membuka perkara tersebut apa adanya. Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi.

Betemu ayah Brigadir J

Mahfud MD turut memberikan pandangan terhadap kasus Brigadir J pasca bertemu dengan sang ayah.

Bagi Mahfud MD tanggapannya soal kasus yang menimpa Brigadir J tidak akan mempengarhui proses hukum saat ini.

"Tentu saya punya pandangan nantinya, tetapi pandangan saya tidak akan mempengaruhi proses hukum yang sekarang sedang berjalan," ujar Mahfud.

"Saya katakan, maaf, ini tidak sama dengan kriminal biasa," sambungnya ke awak media.

Menko Polhukam itu menambahkan bahwa kasus penembakan Brigadir J ini mempunyai dua aspek psikologis.

Oleh karena itu, lanjut Mahfud MD, penanganan kasus mendiang Brigadir J ini tidak semudah kasus kriminal biasa.(fin/fajar)

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: