logo
×

Minggu, 15 Januari 2023

Efek Cak Nun, Elektabilitas Prabowo Perkasa di Jawa Timur, Unggul dari Ganjar & Anies

Efek Cak Nun, Elektabilitas Prabowo Perkasa di Jawa Timur, Unggul dari Ganjar & Anies

DEMOKRASI.CO.ID - Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kian menguat jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal tersebut termuat dalam Laporan Survei Nasional (LSN) yang merilis survei tentang dinamika persaingan tiga tokoh yang paling sering disebut dalam perbincangan calon presiden (capres) di Pulau Jawa, Sabtu (14/1/2023).

Survei itu mengungkap Jawa Barat masih menjadi lumbung suara terbanyak Prabowo Subianto ketimbang dua nama lainnya, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Sebanyak 58,4 persen warga tanah sunda dipastikan bakal memilih Ketua Umum Partai Gerindra menjadi presiden selanjutnya. 

Sementara untuk Jawa Timur, Prabowo juga unggul atas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Sebanyak 42,1 persen responden yakin memilih Prabowo.

Angka tersebut masih di atas Ganjar yang meraup 41,9 persen suara responden dan 13,5 persen suara lainnya untuk Anies.

Peneliti Senior LSN, Gema Nusantara Bakry mengatakan, Jawa Timur masih akan menjadi medan pertempuran sengit antara Prabowo dan Ganjar. Kendati demikian, suara untuk Prabowo diyakini bakal terus menanjak jika koalisi Partai Gerindra dan PKB terus berlanjut. 

"Jika koalisi Partai Gerindra dan PKB terus berlanjut dan Prabowo didampingi calon wakil presiden yang disukai warga nahdliyin, bukan tak mungkin untuk pertama kalinya Prabowo akan menang di Jawa Timur sekaligus menang secara nasional," kata Gema.

Selain itu, Gema juga menyebut faktor lain yang membuat rakyat Jawa Timur merapatkan barisannya untuk Prabowo. Salah satunya adalah kehadiran Prabowo Subianto dalam acara 'Sinau Bareng Mbah Nun dan Kiai Kanjeng'  di Mojokerto, beberapa waktu lalu. 

"(Kehadiran Prabowo) nampaknya juga berdampak positif pada elektabilitas Prabowo di Jawa Timur. Pengaruh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun atau Mbah Nun) di kalangan kaum muda nahdliyin sangat besar," kata Gema. \

Survei LSN digelar pada 2-11 Januari 2023. Melibatkan 1200 responden dari 6 provinsi di Pulau Jawa, survei dilakukan dengan teknik pengambilan sampel secara acak bertahap.[populis]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: