![]() |
| Peneliti senior LIPI Ikrar Nusa Bhakti. /MI/MOHAMAD IRFAN. |
Peneliti LIPI Ikrar Nusa Bakti menduga bahwa PDI Perjuangan punya kepentingan lain. Dia menduga bahwa PDI Perjuangan justru ingin melengserkan Sudirman Said
Bisa saja, PDI Perjuangan mendukung pengusutan kasus Novanto justru untuk melengserkan Sudirman. "Ini bisa sekali tepuk, dua atau tiga nyawa hilang, Artinya Setya Novanto bisa kena, Sudirman Said bisa kena, dan Rini Soemarno (Menteri BUMN) juga bisa kena," kata Ikrar saat diskusi di Jalan Patimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2015).
Hanya saja, Ikrar berharap bahwa dugaan itu meleset. Untuk itu diharapkan kader PDI Perjuangan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) serius mengusut kasus Setnov hanya untuk menemukan kebenaran.
Sebab, jika dugaannya benar publik tentu akan kecewa. Ikrar mengatakan, kader partai Koalisi Indonesia Hebat mayoritas di jajaran MKD. Karena itu, peluang untuk memastikan Novanto melanggar kode etik atau tidak sangat besar.
"Ini bukan bicara menang kalah di politik. Kalau solid, mereka (Koalisi Merah Putih) akan kalah. Apalagi PPP dan PAN sudah mendukung pemerintah juga," ujar Ikrar.(TS)


