![]() |
| Basaria Panjaitan. (Ist) |
Lalu berapa kekayaan para pemimpin lembaga antikorupsi ini?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mereka serahkan kepada KPK saat mengikuti proses seleksi calon pimpinan KPK, Irjen (Pol) Basaria Panjaitan diketahui sebagai pimpinan KPK Jilid IV terkaya dengan harta yang mencapai Rp9.896.000.000.
Sementara pimpinan yang memiliki harta paling sedikit yang dilaporkan kepada KPK, yakni Alexander Marwata yang memiliki harta Rp 770.659.029. Untuk Laode Muhammad Syarif tak diketahui berapa jumlahnya karena belum pernah menjabat sebagai pejabat publik yang wajib menyerahkan LHKPN.
Yang menarik, dari LHKPN yang diserahkan kepada KPK, Saut Situmorang yang sebelumnya menjabat sebagai Ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tak memiliki harta berupa tanah dan bangunan.
Berdasar penelusuran SP melalui acch.kpk.go.id, dari sekitar Rp 9,89 total harta yang dimilikinya, sebagain besar harta kekayaan Basaria terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan. Tanah dan bangunan Basaria tersebar di sejumlah daerah dengan total nilai mencapai Rp 8.896.000.000. Basaria diketahui memiliki sebidang tanah di Kota Medan, dua bidang tanah di Kota Batam, sebidang tanah dan bangunan di Kota Batam, bangunan dan tanah di Kota Tangerang, bangunan di Jakarta Pusat, dua bidang tanah di Kabupaten Lombok Barat, serta dua bangunan dan tanah di Kota Bekasi.
Basaria juga memiliki harta bergerak berupa logam mulia dengan nilai Rp 550.000.000 serta giro atau setara kas senilai Rp 460.000.000. Sementara harta yang dimiliki Alexander Marwata terdiri dari sebidang tanah di kawasan Tangerang Selatan, Banten yang bernilai sekitar Rp429.582.000. Sementara untuk harta bergerak, Alex Marwata diketahui memiliki mobil merk Suzuki Sidekick, sepeda ontel, motor Honda Kirana, dan sebuah mobil merk Daihatsu Terios. Alex juga memiliki harga berupa logam mulia senilai Rp25.000.000, dan giro atau setara kas lainnya senilai Rp 156.577.029.
Namun, Alex juga diketahui memiliki hutang sebesar Rp 25 juta.
Meskipun diketahui tak memiliki harta berupa tanah atau bangunan, total harta kekayaan yang dimiliki Saut berjumlah sekitar Rp1.735.185.034 dan USD20.000. Harta tersebut terdiri dari harta bergerak berupa mobil Jeep Wrangler senilai Rp 1,3 miliar, giro dan setara kas lainnya senilai sekitar Rp435.185.034, dan USD20.000.
Sementara itu, Agus Rahardjo yang terpilih sebagai Ketua KPK periode 2015-2019 memiliki total harta senilai Rp2.481.566.074. Harta Agus terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 2.269.312.000. Agus diketahui memiliki tanah dan bangunan di Kota Bekasi, Kabupaten Magetan, dan kota Depok. Sementara harta lainnya yang hanya berupa tanah tersebar di Kabupaten Magetan dengan dua bidang tanah, sebidang tanah di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan tujuh bidang tanah lainnya berada di Kabupaten Bogor.
Untuk alat transportasi, Agus memiliki tiga unit mobil Mitsubihi Cold. Agus juga memiliki peternakan senilai Rp 200 juta, dan harta bergerak lainnya berupa logam mulia senilai Rp 116.400.000. Giro dan Setara Kas yang dimiliki Agus senilai Rp47.118.385. Agus juga memiliki piutang sebesar Rp40.500.000, dan utang sebesar Rp731.764.311.(SP)


