![]() |
| Jokowi berangkat ke Paris. ©2015 merdeka.com/raynaldo ghifari |
"Saya enggak apa-apa dikatakan presiden saraf, gila, kopeg, tapi kalau sudah menyangkut minta saham 11 persen itu yang saya enggak mau. Ini masalah kepatutan, rasa, moralitas dan masalah wibawa negara," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Senin (7/12).
Seperti diketahui, nama Jokowi disebut-sebut dalam rekaman pembicaraan yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto, Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, dan pengusaha Riza Chalid.
Kasus itu lantas ramai setelah Menteri ESDM Sudirman Said melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Sudirman Said dan Maroef Sjamsoeddin sudah dipanggil MKD untuk bersaksi.
Siang tadi, Setya Novanto juga sudah diperiksa MKD.(mdk)


