logo
×

Rabu, 09 Maret 2016

Teman Ahok "Gentayangan" Datangi Pemberi KTP Dukungan

Teman Ahok "Gentayangan" Datangi Pemberi KTP Dukungan

NBCIndonesia.com - Upaya dari para relawan pendukung calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama boleh dibilang cukup militan. Mereka kini tak surut langkah untuk kembali bekerja mundur guna melakukan verifikasi ulang terhadap para pendukung Ahok yang sudah memberikan KTP.

Ya, berdasarkan aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) bahwa calon independen yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah harus mendapati dukungan berupa KTP dari warga dengan jumlah tertentu. Tak hanya itu, KTP yang diberikan pun harus merupakan dukungan terhadap satu paket calon yang akan maju sebagai kepala daerah.

Menyikapi hal tersebut, Relawan Teman Ahok, bersedia untuk kembali memverifikasi ulang para pemberi KTP untuk menyetujui satu paket pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi Hartono.

Dalam rilisnya yang dimuat di laman www.temanahok.com, Rabu (9/03/2016), para relawan memutuskan untuk memverifikasi ulang  dengan mendatangi kembali para Teman Ahok yang telah mengumpulkan KTP untuk meminta kesediaan mereka menandatangani lagi dukungan terhadap Pasangan Ahok-Heru.

"Dalam verifikasi ini nanti, para pengumpul KTP sebelumnya yang tidak setuju Ahok berpasangan dengan Heru bisa mencabut dukungan. Dan tidak akan kita sertakan ke perhitungan dan pendaftaran ke KPUD," demikian bunyi rilis tersebut.

Penting untuk diingat bahwa verifikasi hanya untuk teman yang sudah mengumpulkan KTP sebelumnya (formulir lama yang belum ditulis nama wakilnya). Bagi yang belum mengumpulkan KTP dan ingin mengumpulkan KTP sekarang dapat mengumpulkan dengan formulir baru yang sudah memiliki nama wakil.

Seperti diketahui Basuki Tjahaja Purnama akhirnya memutuskan untuk ikuti kemauan relawan Teman Ahok yang memintanya agar tidak maju dari partai politik. Padahal, PDIP sudah melirik Ahok dan berharap maju berpasangan dengan wakil gubernur saat ini, Djarot Saiful Hidayat.(rn)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: