logo
×

Jumat, 13 Mei 2016

Wow! Mantap, BPK Diminta Nepal Dan Pakistan Untuk Ajarkan Cara Audit Dana Bencana?

Wow! Mantap, BPK Diminta Nepal Dan Pakistan Untuk Ajarkan Cara Audit Dana Bencana?

NBCIndonesia.com -  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diundang Nepal dan Pakistan untuk mengajari negara itu melakukan audit dana bencana. BPK dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman melakukan audit dana bencana.

"Delegasi BPK dipimpin langsung oleh Ketua BPK Harry Azhar Azis saat bertemu The Auditor General of Nepal (OAGN) di Kathmandu-Nepal dan Office of The Auditor General of Pakistan (OAGP) di Islamabad-Pakistan," papar bagian Humas BPK di Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Pertemuan yang berlangsung 17-19 April di Kathmandu, Nepal dan dilanjutkan pada 20-23 April di Islamabad, Pakistan. Pada kegiagan tersebut Ketua BPK didampingi oleh Rochmadi Saptogiri (Auditor Utama KN III-Bidang External Auditor).

Selain itu ikut pula mendampingi Ketua BPK adalah Dwi Setiawan Susanto (Kepala Pusdiklat-Bidang Training Development), Ria Anugriani (Kepala Biro Teknologi Informasi-Bidang Database Management) dan Tri Widyantoro (Ketua Tim Senior Subauditorat III.B.2-Bidang Audit on Disaster Management).

BPK oleh masyarakat internasional memang dinilai memiliki kemampuan yang handal dalam audit penggunaan dana bencana. Ini dibuktikan oleh BPK seperti dalam mengaudit penggunaan dana untuk bencana Tsunami Aceh, yang mendapat bantuan dari berbagai negara.

Nepal berkepentingan dengan hal ini karena baru beberapa bulan lalu mengalami bencana gempa bumi yang merusak infrastruktur dan permukiman warganya. Negara di punggung gunung Himalaya ini belajar dari BPK untuk melakukan audit dana bencana. Hal yang serupa juga dilakukan Pakistan.

Selain tentang audit dana bencana, baik Nepal maupun Pakistan menimba ilmu dari BPK tentang pengelolaan database, pelatihan dan external auditor. Saat berada di Islamabad, delegasi Ketua BPK juga diterima oleh Menteri Keuangan Pakistan, selain bertemu dengan pimpinan OAGP. (ts)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: