Nusanews.com - Hanura, NasDem, dan Golkar telah menyatakan dukungannya kepada calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti.
PDIP sendiri sebagai partai yang mempuyai kedekatan tersendiri pada Ahok belum menentukan sikapnya.
Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qudori menilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini masih keadaan 'galau' apakah mau mendukung Ahok atau mengusung calonnya sendiri di Pilkada DKI nanti.
"Bisa dikatakan PDIP lagi galau dan risau kepada dukungan ke Ahok," kata Qudori dalam diskusi Polemik Radio SindoTrijaya FM dengan tema 'Ahok Galau, Teman Risau' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/6/2016).
Ahok sendiri, kata Qudori mempunyai kedekatan batin dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal ini, kata Qudori, terlihat dalam berbagai kesempatan acara kedua tokoh itu sangat akrab, seperti Ibu dan anak.
"Saya hadiri acara peluncuran buku dan di situ Ahok juga hadir, dari gestur tubuh terlihat Ahok dan Megawati memang mempunyai kedekatan tersendiri," ungkapnya.
Ia mengatakan, dukungan PDIP ke Ahok kuncinya hanya pada Megawati.
"PDIP hanya menunggu Ibu (Megawati), memang prosesnya yang agak lama dan PDIP sudah mendeklarasikan siapa itu nanti kita diskusikan kembali," sindirnya. (ts)

