
Nusanews.com - Pencalonan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta lewat jalur independent terancam gagal, setelah adanya peryataan dari mantan Teman Ahok, bahwa ada kecurangan dalam pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Bakir Ihsan menilai jika terbukti adanya jual beli KTP, Ahok tidak akan bisa maju dalam independen. Terkecuali, jika Ahok mau memilih melalui partai politik (parpol).
“Kalau terjadi, bisa saja Ahok tidak bisa ikut maju dalam independen, karena sudah melakukan pelanggaran hukum. Kalau mau, saran saya Ahok maju melalui parpol saja, kan sudah banyak tiga parpol yang mengusungkan namanya,” kata Bakir kepada Okezone, Kamis (23/6/2016).
Tak hanya itu saja, Bakir juga menanggapi salah satu eks Teman Ahok yang mengaku bergabung di Teman Ahok karena ajakan dari seorang koordinator posko (Korpos) Teman Ahok yang mengajak untuk bermain politik dengan mengatasnamakan Teman Ahok.
“Hal itu sudah biasa,” tutupnya. (it)

