
Nusanews.com - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang menghambat percepatan pembangunan di Indonesia.
Dia juga meminta kepada seluruh elemen pemerintahan baik di pusat dan di daerah untuk tidak melakukan hal yang melanggar hukum dan mempersulit percepatan.
"Kalau memang terbukti bersalah, tak gebuk sekalian saat itu juga," tegasnya dalam sambutan di acara Silaturahmi Nasional bersama para pendukungnya di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Minggu (24/7/2016).
Dirinya menjelaskan bahwa pembangunan saat ini baru 25 persen di seluruh Indonesia dan belum sampai masuk pada pelosok di daerah.
Sehingga dirinya berharap tidak ada oknum yang bermain-main soal pembangunan.
"Kalau masih pakai tradisi lama, kita tidak akan dapat bersaing dengan negara lain. Kita harus melakukan perombakan-perombakan yang inovatif dan bisa berkompetisi," tambahnya.
Menurutnya, saat ini adalah memulai untuk melakukan pembangunan dan jangan sampai berhenti di tengah jalan, karena jika tidak masyarakat yang akan terus menjadi korban. (tn)

