logo
×

Selasa, 13 September 2016

Samakan Diri Badan Negara, @temanAhok Minta Awasi Ceramah Politik Di Mesjid

Samakan Diri Badan Negara, @temanAhok Minta Awasi Ceramah Politik Di Mesjid

Nusanews.com - Sekumpulan relawan Teman Ahok mungkin ingin mendapatkan legitimasi sebagai salah satu badan yang bisa ikut dan ingin menghakimi para mubaligh dan ustad yang melakukan ceramah politik di mesjid.

Hal tersebut ketika Teman Ahok melalui akun twitter @TemanAhok membuat postingan kepada pengikutnya untuk mau menyebarkan jika diketemukan atau mendengar ada tokoh Islam yang berceramah politik di mesjid.

“Khutbah berbau orasi politik? silahkan laporkan ke sosmed. lengkap dgn lokasi dan nama yaa.. let all know,” tulis @temanAhok relawan yang dibentuk untuk mengumpulkan KTP, namun Ahok justru memakai jalur partai.

Rupanya tidak semua pengikut Ahok merasa nyaman dengan postingan milik relawan yang dicurigai ikut menikmati dana dari pengembang PT. Agung Podomoro Land, salah satunya adalah akun milik @setyowidodo

“@temanAhok broo.. Saya juga pendukung Ahok, tp saya rasa kamu salah klo sudah mulai siap siap seakan akan mau d serang pada moment suci,”

“@temanAhok Kenapa meski singgung soal Khutbah.. Hadeuh.. Gw yakin blunder ni broo.”

“@temanAhok btw ga usah terlalu lebay, yg biasa2 aja.. Suruh perhatiin khutbah .. Trus lapor.. ???? .. Km mau meremehkan kegiatan islam???”

Sementara itu akun milik @Jonru justru balik mempertanyakan soal ceramah yang dilakukan oleh Pendeta J. Sahetapy dan rekannya, yang mengajak jemaatnya untuk memilih Ahok.

“Dear @temanahok kalo ada pendeta di gereja yg khutbah politik utk dukung Ahok, perlu dilaporkan gak nih?” Tulis @Jonru

Tidak bisa “lari dari kenyataan” Teman Ahok akhirnya menambahkan jika memang ada jemaat yang protes dengan khutbah di gereja yang pernah dilakukan oleh Pendeta J. Sahetapy agar memilih dan mendukung Ahok hingga kursi presiden.

“Publish aja om klu jamaah ybs ada yg merasa terganggu 😊 ” tantang balik Teman Ahok kepada Jonru.

Kemarahan netizen terkait dengan Teman Ahok yang dianggap sudah terlampau jauh memasuki dan mencampuri persoalan khutbah para penceramah, dianggap oleh akun @ndyArthrunZarra sebagai relawan Rasis.

“Kenapa dulu tersebarnya video yang dilakukan oleh J. Sahetapi dan rekannya di gereja tidak digubris ? Nunggu Islam aja yang lakuin lalu diprotes,” ujar @ndyArthrunZarra yang menganggap jika Teman Ahok ternyata di isi oleh sepasukan Rasis.

Merasa mendapat angin segar, Teman Ahok yang mungkin sudab merasa sejajar dengan Badan Kemanan milik Pemerintah, kembali mengulangi peringatan mereka kepada para Imam, Mubaligh dan penceramah lainnya agar lebih berhati-hati.

“silahkan RT utk teman2 yg merasa ibadahnya tidak nyaman karena ada gerakan dan upaya politik praktis dlm kegiatan ibadah.” tulis @temanAhok yang menunjukkan kesombongan mereka.

Namun salah satu netizen @batak_darah justru balik menanyakan kapasitas Teman Ahok apa hingga persoalan ibadah juga dianggap sebagai bagian dari pengawasan mereka dan pengikutnya.

“@temanAhok emang lu siapa ? BIN ? Power Ranger ? Konsultan  Politik bayaran nabi A hok merangkap Pemuja Kanjeng Nyi Roro Ngibul…” posting akun milik @batak_darah (pb)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: