logo
×

Selasa, 06 September 2016

Soal Saefullah dan Sylviana, Ahok: Ngapain Dipecat, Panggang Pelan-pelan Dong

Soal Saefullah dan Sylviana, Ahok: Ngapain Dipecat, Panggang Pelan-pelan Dong

Nusanews.com - Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengharapkan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah dan Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Sylviana Murni bisa melaju pada Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ahok mengaku, dengan majunya Saefullah dan Sylviana pada Pilkada DKI Jakarta nanti, maka keinginan dirinya untuk memecat kedua anak buahnya tersebut tidak perlu dilakukan. Seperti diketahui sebelumnya, hubungan Ahok dengan kedua anak buahnya tersebut banyak dikabarkan tidak harmonis.

"Saya mah bersyukur banget, justru saya harap Sekda sama bu Sylviana bisa maju supaya mereka bisa berhenti, nggak usah saya pecat," ungkap Ahok, Selasa (6/9), di Kantor Balai Kota Jakarta.

Ahok pun tidak mengkhawatirkan bila kinerja internal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bocor keluar publik. Ahok justru berdalih, selama ini dirinya selalu menunjukkan kinerja Pemprov secara transparan kepada publik dengan mengunggah video, data, dan sejumlah fakta lain dalam akun resmi Pemprov DKI Jakarta.

"Ooh enggak dong, internal apa yg dikhawatirkan bocor. Semua rapat saya upload di YouTube kok. Saya mau tanya ada rahasia apa di Balai Kota? Semua rapat, semua rapim di-upload di YouTube," ujar Ahok.

Menurut Ahok, hingga kini dirinya tak pernah berniat untuk memecat kedua anak buahnya tersebut meskipun ia mengetahui baik Saefullah dan Silviana telah mengkhianatinya. Ahok lebih memilih tetap mempertahankan mereka dalam kepemimpinannya. Dirinya yakin, lama kelamaan kedua anak buahnya tersebut tidak akan betah berada di dalam.

"Ngapain dipecat, panggang pelan-pelan dong, taro di dalem. Biar dia nggak enak di dalem. Gua mau lihat gayanya. Depan gua baik-baik, nggak berani," tukas Ahok. (jn)


Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: