
NUSANEWS - Rifqah Azizah Ibrahim, salah satu reporter CELEBES TV mengalami perlakuan kasar saat melakukan peliputan di Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia, Jl WR Supratman, Kamis (10/11/2016).
Perlakuan kasar tersebut diduga dilakukan dua laki-laki dari dalam kampus. Selain ditarik, Rifqah juga dipaksa untuk menghapus liputannya.
Hal tersebut terjadi karena saat meliput sempat terjadi kekisruhan antara dua kelompok. Rifqah yang baru saja merekam gambar tiba-tiba diseret seseorang lalu rekaman videonya dihapus.
"Saya sendiri tidak tahu apa salah saya,” ungkap Rifqah saat ditemui di polrestabes makassar.

Produser CELEBES TV, Andi Ahmar mengatakan, peliputan di LVRI dalam rangka Hari Pahlawan Nasional.
Pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar. Pelaku dinilai bertindak kasar dan menghalangi tugas jurnalistik. “Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Muannas, Direktur Operasional Celebes TV. (rk)

